peezycoineth.vip

Legislator Jabar dorong usaha pemuda berbasis potensi desa - ANTARA News Jawa Barat

2026-08-28 01:58

Kuningan (ANTARA) - Anggota DPRD Jawa Barat Ika Siti Rahmatika mendorong pengembangan usaha pemuda berbasis potensi lokal desa, untuk memperluas peluang ekonomi generasi muda di Kabupaten Kuningan, Jabar.

Ika dalam keterangannya di Kuningan, Kamis, mengatakan pengembangan tersebut perlu didukung pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan agar pemuda mampu mengelola potensi ekonomi di wilayahnya.

“Pemuda harus memiliki ruang untuk berkegiatan sekaligus memperoleh keterampilan yang dapat membuka peluang ekonomi,” katanya.

Menurut dia, program pemberdayaan pemuda perlu disesuaikan dengan potensi lokal setiap desa sehingga pelatihan yang diberikan dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha.

Ia menilai pelatihan kewirausahaan tidak cukup dilaksanakan sebagai kegiatan sesaat, tetapi perlu dilanjutkan dengan pendampingan untuk membantu pemuda mengembangkan usaha.

Pihaknya pun mendorong penguatan pemasaran digital, agar produk yang dihasilkan dari usaha berbasis potensi lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Pendekatan tersebut, kata dia, dapat membuka sumber pendapatan baru bagi pemuda sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Karang Taruna perlu lebih banyak dilibatkan dalam program pembangunan desa sehingga pemuda memiliki peran langsung dalam mengembangkan potensi wilayahnya,” ujarnya.

Ia mengatakan Karang Taruna dapat menjadi wadah untuk mengorganisasi kegiatan pemuda, sekaligus mengembangkan usaha yang memanfaatkan sumber daya lokal.

Dalam pengawasan di Desa Luragungtonggoh, Kuningan, pihaknya juga menerima aspirasi mengenai terbatasnya fasilitas kepemudaan seperti lapangan olahraga, gedung kegiatan, dan sekretariat Karang Taruna.

Ia menilai penyediaan fasilitas tetap penting sebagai ruang aktivitas, tetapi perlu berjalan beriringan dengan program peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi.

Ika mengatakan keterbatasan akses terhadap keterampilan dan peluang usaha dapat mempersempit ruang pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan desa.

Ia menegaskan pemuda desa perlu ditempatkan sebagai pelaku ekonomi dan bagian dari penggerak pembangunan melalui dukungan keterampilan, akses usaha, serta ruang partisipasi yang memadai.

“Hasil pengawasan tersebut menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengintegrasikan program kepemudaan dengan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal,” katanya.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.