peezycoineth.vip

Mahasiswa Prodi Manajemen UNM Ikuti Program Magang di Kementerian Keuangan |Republika Online

2026-09-21 11:41

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Vira Andini, mahasiswa Program Studi (prodi) Manajemen Universitas Nusa Mandiri (UNM), berhasil menuntaskan program magang di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Selama program berlangsung, ia ditempatkan pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Publik, Tim KP 1 Kekayaan Negara.

Program magang ini menjadi bagian dari program Nusa Mandiri Career Center (NCC), juga sebagai implementasi Internsip Experience Program (IEP) 3+1. UNM sebagai Kampus Digital Bisnis memfasilitasi mahasiswa untuk menghubungkan teori akademis di kelas dengan praktik langsung di lembaga pemerintahan.

Selama magang, Vira mengelola administrasi, mengolah data tagihan pelatihan, hingga menyusun Kemenkeu Learning Center (KLC). Pengalaman paling berkesan baginya adalah saat dipercaya menjadi Master of Training (MOT) dalam kegiatan Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Fungsional Pranata Komputer.

“Ketika mengetahui bahwa saya diterima, perasaan saya campur aduk antara senang, bangga, dan sedikit tidak percaya. Dari pengalaman menjadi MOT, saya jadi lebih berani mengambil tanggung jawab dan tidak mudah panik,” kata Vira, dalam keterangan rilis, Senin (21/9/2026).

Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menjelaskan program IEP 3+1 dirancang untuk memberi pembekalan karier awal bagi mahasiswa. Program tersebut memungkinkan mahasiswa kuliah hanya 3 tahun dan 1 tahunnya magang di industri.

“IEP 3+1 menjadi salah satu fasilitas yang dapat membantu mahasiswa mengenal dunia kerja lebih awal. Targetnya bukan sekadar mahasiswa mendapatkan tempat magang, tetapi bagaimana pengalaman tersebut menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja setelah lulus,” katanya dalam rilis yang diterima.

Selain itu, apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Program Studi (Prodi) Manajemen UNM, Instianti Elyana. Ia menilai keberanian mahasiswa terjun ke dunia kerja nyata sangat penting untuk melatih adaptasi dan kepemimpinan.

“Kami mengapresiasi Vira yang telah berani mengambil kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan profesional. Mahasiswa perlu berani keluar dari zona nyaman dan mencoba berbagai pengalaman yang dapat meningkatkan kompetensi,” tuturnya.

Pengalaman magang ini menjadi pembuktian bahwa proses belajar mahasiswa dapat meluas hingga luar ruang kelas. Keterlibatan langsung di instansi kementerian diharapkan mampu membentuk lulusan UNM yang berdaya saing, disiplin, dan siap meniti karier profesional.