MAMI catatkan dana kelolaan Rp125 triliun per Juni 2026
Jakarta (ANTARA) - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mencatatkan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) senilai Rp125 triliun per Juni 2026, dengan pangsa pasar mencapai 12,5 persen diantara sekitar 90 manajer investasi di Indonesia.
Total AUM perseroan terdiri dari reksa dana senilai Rp67 triliun dengan pangsa pasar sebesar 10,2 persen, serta dari Kontak Pengelolaan Dana (KPD) senilai Rp58 triliun.
"Kami bersyukur dapat tumbuh bersama investor Indonesia dan akan terus berkomitmen menghadirkan solusi investasi yang relevan, berkualitas, dan berkelanjutan untuk membantu masyarakat mencapai tujuan finansial mereka,” ujar Chief Executive Officer (CEO) and President Director MAMI Afifa dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.
Saat ini, perseroan mengelola sebanyak 38 produk reksa dana dan 70 Kontak Pengelolaan Dana, dengan investor tercatat mencapai 2,6 juta investor.
Baca juga: Perkuat Transformasi Digital, BRI Life Raih Penghargaan di “Health Insurance Ecosystem Forum 2026”
“Perjalanan MAMI selama 30 tahun terakhir mencerminkan semangat Compounding Excellence, terus bertumbuh melalui berbagai upaya berkelanjutan dalam mengembangkan solusi investasi yang relevan bagi investor individu maupun institusi,” ujar Afifa.
Adapun, lini produk reksa dana perseroan, diantaranya reksa dana saham, reksa dana obligasi, reksa dana campuran, pasar uang, serta produk reksa dana syariah dalam mata uang rupiah dan dolar AS.
Selain itu, perseroan menawarkan solusi investasi reksa dana offshore, yang memberikan alternatif investasi kepada investor yang ingin menjangkau peluang investasi global.
Pada 1 April 2026, Manulife Wealth & Asset Management resmi menyelesaikan akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia melalui MAMI setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: IFG Life cairkan klaim Rp394 juta ke ahli waris nasabah Bank Sulselbar
“Langkah strategis ini menandai dimulainya proses integrasi terstruktur sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang Manulife di Indonesia,’ ujar Afifa.
Seiring kinerja itu, perseroan mendapatkan enam kali penghargaan Fund House of the Year dari Asia Investor dalam 17 tahun terakhir, sepuluh kali Best Asset Management Company/Best Fund House dari Asia Asset Management dari 2015 hingga 2026, kemudian meraih penghargaan Best Bond Manager sebanyak tiga kal dalam tiga tahun terakhir.
Selain itu, perseroan meraih penghargaan Top Investment House in Asian Local Currency Bonds dari The Asset Benchmark Research selama sebelas kali berturut-turut, dari 2015 hingga 2025.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.