peezycoineth.vip

Mau Beli Mobil Bekas? Waspada Modus Penipuan Segitiga

2026-09-18 11:33

Jakarta -

Anda sedang berencana membeli mobil bekas? Waspada dengan modus penipuan segitiga. Penipuan segitiga bisa membuat rugi calon penjual dan calon pembeli. Lalu gimana cara menghindarinya?

"Modus pelaku penipuan segitiga memanfaatkan celah untuk mengelabui calon pembeli, serta penjual. Modus ini melibatkan tiga belah pihak, yaitu penjual asli, calon pembeli, dan pelaku penipuan yang seolah-olah bertindak sebagai pembeli sekaligus penjual palsu," kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika melakukan transaksi jual beli mobil secara online, Anda wajib lebih ekstra hati-hati. Penipu akan menggunakan foto jualan mobil bekas orang lain, untuk dijual kembali atas nama penipu. Biasanya, harga yang ditawarkan di bawah harga pasaran sehingga calon pembeli mudah tergiur.

Selanjutnya, ia akan meminta lebih dahulu uang down payment (DP) dengan berbagai alasan, seperti sudah ada orang lain minat. Dengan begitu pembeli yang sudah terpikat jadi menuruti kemauannya sehingga akhirnya membayar DP ke penipu.

Langkah berikutnya, sang penipu juga akan menipu penjual asli dengan merayunya supaya mau mengikuti kemauannya. Seperti mengaku sebagai saudara penipu, juga tidak boleh banyak bicara kepada calon pembeli dengan iming-iming akan dijual lebih mahal ketimbang yang ditawarkan.

Jika berhasil, penipu akan meminta uang DP dari pembeli, bahkan jika terpikat bisa sampai membayar penuh harga jual mobil. Nah customer biasanya baru sadar ketika mobil akan diambil ternyata milik orang lain. Kalau sampai terjadi, pihak yang paling dirugikan adalah calon pembeli mobkas.

Cara Menghindari Modus Penipuan Segitiga

Dirangkum detikOto, berikut cara untuk bisa menghindari modus penipuan segitiga pada transaksi mobil bekas:

1. Calon pembeli atau penjual mobil bekas sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu mengenai harga pasaran dan spesifikasi kendaraan bekas sebelum membeli.

2. Jangan mudah tergiur apabila ada mobil bekas yang dijual dengan harga murah dan jauh di bawah harga pasaran, serta tidak mudah percaya dengan orang yang belum dikenal untuk melakukan transaksi.

3. Apabila akan membeli mobil secara online, sebaiknya sebelum melakukan pembayaran uang muka dan pengecekan mobil, calon pembeli minta kepada penjual untuk melakukan panggilan video dan meminta bukti bahwa kendaraan beserta surat-suratnya tersebut ada pada penjual.

4. Sebelum transfer atau melakukan pembayaran, lebih baik calon pembeli minta bukti identitas atau KTP asli dari penjual agar menghindari penipuan seperti perbedaan antara nama pada nomor rekening yang digunakan dan KTP penjual yang asli.

(lua/din)