Mazda CX-3 Generasi Baru Meluncur 2027, Siap Tantang Yaris Cross dan HR-V
Senin, 10 Agustus 2026 - 21:00 WIB
Tokyo, VIVA – Mazda memastikan generasi baru CX-3 akan hadir pada 2027, sekaligus melanjutkan kiprah SUV terkecilnya yang sudah beredar sejak 2014. Model baru ini akan mempertahankan nama CX-3 dan diposisikan di bawah CX-30 dalam jajaran SUV Mazda.
Baca Juga
Kehadiran generasi terbaru tersebut membuat CX-3 kembali punya peluang bersaing di segmen SUV kompak. Di kelas ini, Mazda nantinya berhadapan dengan sejumlah model seperti Toyota Yaris Cross, Honda HR-V, Ford Puma hingga Peugeot 2008, tergantung pasar yang dituju.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Senin 10 Agustus 2026, konfirmasi mengenai generasi baru CX-3 muncul dalam laporan keuangan tengah tahun Mazda. Dokumen tersebut menyebut model baru tetap menggunakan nama CX-3, sekaligus mengonfirmasi bahwa pengembangannya diarahkan untuk pasar dengan volume penjualan besar, khususnya Asia dan Oseania.
Baca Juga
Mazda juga sudah menentukan lokasi produksinya. CX-3 generasi baru akan dibuat di fasilitas AutoAlliance Thailand (AAT), kemudian unit yang diproduksi di Negeri Gajah Putih tersebut akan diekspor ke Jepang, negara-negara ASEAN dan sejumlah wilayah lain mulai 2027.
Untuk desain, Mazda belum memperlihatkan wujud final CX-3 generasi baru. Namun, dua sketsa resmi yang ditampilkan dalam sebuah acara di Thailand pada 2025 memberikan gambaran mengenai arah desain SUV tersebut.
Baca Juga
Dari sketsa tersebut, CX-3 baru terlihat memiliki karakter lebih sporty dibandingkan model sebelumnya. Bagian depan mengadopsi evolusi bahasa desain Mazda terbaru, sementara bagian belakang memiliki atap dengan gaya menyerupai coupe serta lampu belakang yang desainnya disebut terinspirasi dari konsep Vision X-Compact.
Secara posisi, CX-3 tetap menjadi SUV paling kecil Mazda. Model ini akan berada di bawah CX-30 dan berhadapan dengan SUV kompak yang menawarkan dimensi ringkas sekaligus pilihan mesin yang semakin beragam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu perubahan penting ada di sektor mesin. Mazda disebut menyiapkan pilihan mesin bensin, mild hybrid dan full hybrid untuk CX-3 generasi berikutnya.
Kehadiran beberapa pilihan sistem penggerak tersebut dapat membuat CX-3 lebih fleksibel menghadapi kebutuhan pasar yang berbeda. Mazda bahkan disebut berpotensi mempertahankan transmisi manual enam percepatan pada varian non-hybrid, meski detail teknis finalnya belum diumumkan.
Halaman Selanjutnya
Strategi tersebut menjadi penting karena persaingan SUV kompak semakin ketat. Toyota Yaris Cross dan Honda HR-V, misalnya, sudah menawarkan teknologi elektrifikasi di sejumlah pasar, sehingga Mazda perlu memberikan pilihan yang kompetitif pada generasi baru CX-3.