peezycoineth.vip

Mendikdasmen ajak murid peserta MPLS terapkan budaya sekolah ASRI - ANTARA News Jawa Timur

2026-07-16 09:30

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak para murid Sekolah Santo Fransiskus Jakarta peserta MPLS Ramah, agar menerapkan budaya sekolah Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai bagian dari Partisipasi Semesta.

Menurutnya, sekolah harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

“Dalam suasana dan bagian dari upaya kami membangun gerakan dan budaya ASRI yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Tadi Romo sudah menyampaikan lingkungannya bersih, lingkungannya nyaman, lingkungan sosialnya membuat kita merasa damai dan tenang di dalamnya. Dan ayo inilah yang ingin kita bangun di semua sekolah di Indonesia termasuk di sekolah Fransiskus ini,” ujar Mendikdasmen Mu'ti di Jakarta pada Kamis.

Lebih lanjut, ia menjelaskan upaya tersebut diperkuat melalui penerbitan Permendikdasmen tentang pembangunan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Kebijakan ini mendorong sekolah menjadi ruang yang menghargai martabat setiap warga sekolah melalui interaksi yang dilandasi penghormatan, ketulusan, dan saling memuliakan.

“Ketika kita menjadikan pendidikan ini sebagai proses menjalankan misi kenabian, misi profetik, maka tentu saja kita berusaha bagaimana mewujudkan kemuliaan itu dalam cara kita menyapa sesama murid, dalam cara kita menyapa sesama rekan pendidik, dan dalam kita semua berinteraksi di lingkungan sekolah ini. Memuliakan berarti menerima semua dengan penuh ketulusan,” katanya.

Mu'ti pun menegaskan mewujudkan pendidikan bermutu tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.

Karena itu, pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia.

“Karena kita berkomitmen pemerintah ini sebagai penyelenggara negara tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat, dari semua pihak. Karena itu visi Pendidikan Bermutu untuk Semua kami wujudkan dengan Partisipasi Semesta,” tegas Mu'ti.

Dalam semangat tersebut, pemerintah memandang sekolah swasta sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan nasional.

Ia mengatakan kontribusi sekolah swasta selama ini menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan.

Karena itu, pemerintah membuka kesempatan yang sama bagi sekolah swasta untuk memperoleh program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan sebagai upaya memperkuat pemerataan layanan pendidikan bermutu.

“Ketika pertama saya menjadi Menteri, saya ditanya, 'Bagaimana Bapak memandang swasta?' Jawaban saya sama, swasta adalah mitra. Karena itu kebijakan revitalisasi akan kami selenggarakan, tidak terbatas hanya untuk sekolah negeri saja tetapi juga untuk sekolah swasta,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Mu'ti juga mengajak para orang tua untuk memperkuat kolaborasi dengan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan memerlukan sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media sebagai satu ekosistem yang saling menguatkan.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.