Menekraf: Diaspora jadi mitra strategis perluas ekraf ke internasional - ANTARA News Ambon, Maluku
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengatakan jejaring diaspora Indonesia di berbagai negara merupakan mitra strategis untuk memperkuat promosi produk ekonomi kreatif nasional lebih luas di pasar internasional.
"Penguatan data diaspora kreatif menjadi fondasi untuk memperluas kolaborasi dan membuka pasar global bagi produk ekonomi kreatif Indonesia," kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Kementerian Ekraf menjajaki kolaborasi dengan Indonesian Diaspora Network (IDN) Global untuk memperkuat pasar internasional bagi produk ekonomi kreatif nasional melalui aktivasi Creative Hub Diaspora sebagai etalase produk kreatif nasional, penguatan data diaspora kreatif, serta sinergi pemasaran kekayaan intelektual (IP) lokal.
Pengalaman, jejaring internasional, dan semangat diaspora membangun Indonesia dinilai menjadi kekuatan untuk memperkenalkan produk kreatif nasional ke pasar global.
Ia mengatakan melalui data yang berbasis temuan di lapangan dapat melahirkan kebijakan, regulasi hingga strategi penguatan ekonomi kreatif nasional yang lebih tepat sasaran.
"Kita tentukan quick win yang bisa segera dijalankan bersama. Semangat diaspora membangun Indonesia merupakan modal besar. Jejaring IDN Global juga dapat menjadi mitra strategis dalam memperkenalkan produk ekonomi kreatif Indonesia ke pasar global," ujar Menteri Ekraf.
Kementerian Ekraf dan IDN Global turut membahas tindak lanjut nota kesepahaman yang ditandatangani November 2025. Fokus kerja sama meliput penguatan data diaspora kreatif, pemanfaatan jejaring diaspora dalam memperluas pemasaran produk ekonomi kreatif, serta pengembangan Creative Hub Diaspora sebagai etalase produk kreatif nasional.
Presiden IDN Global Nathalia Widjaja menyampaikan pendataan 1.000 diaspora kreatif sebagai implementasi kerja sama dengan Kementerian Ekraf terus berjalan.
Hingga kini, sekitar 200 diaspora kreatif telah terdata. Proses pendataan akan dipercepat melalui integrasi data, pemanfaatan Kartu Diaspora, penyelenggaraan webinar, serta pembentukan satuan tugas kecil untuk mempercepat aktivasi kolaborasi.
"Kami ingin menghubungkan diaspora Indonesia di berbagai negara dengan pelaku ekonomi kreatif di tanah air agar promosi, pemasaran, dan kolaborasi bisnis dapat berjalan lebih cepat melalui jejaring yang kami miliki," ujar Nathalia.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan jejaring diaspora dalam memperluas akses pasar internasional, mempromosikan produk dan kekayaan intelektual Indonesia, serta meningkatkan daya saing ekonomi kreatif nasional di pasar global.
Pewarta: Fitra Ashari
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.