peezycoineth.vip

Menekraf: Ekraf jadi mesin pertumbuhan kawasan transmigrasi - ANTARA News Ambon, Maluku

2026-07-29 03:28

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan ekonomi kreatif menjadi mesin baru pertumbuhan kawasan transmigrasi melalui pengembangan potensi lokal, inovasi, dan peningkatan nilai tambah produk masyarakat.

“Ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia dan Tim Patriot adalah mitra strategis untuk menguatkan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah-daerah transmigrasi di seluruh Indonesia,” kata Riefky dalam pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026, di Jakarta, Rabu.

Ia menyebut setiap kawasan transmigrasi memiliki potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik wilayah, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, dan seni pertunjukan hingga subsektor berbasis teknologi dan digital.

Karena itu, Tim Ekspedisi Patriot diharapkan mengidentifikasi subsektor ekonomi kreatif unggulan yang berpotensi menjadi pengungkit perekonomian, memetakan kebutuhan penguatan ekosistem, serta menyusun rekomendasi strategi pengembangannya.

“Tim Ekspedisi Patriot bisa mengidentifikasi subsektor ekonomi kreatif unggulan di setiap kawasan, memetakan kebutuhan penguatan ekosistem kreatif yang dibutuhkan, dan menyusun rekomendasi strategi pengembangannya,” ujarnya.

Menurut Menekraf, hasil pemetaan tersebut akan diolah bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Transmigrasi untuk menyusun strategi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat dan menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan kawasan.

“Nanti dari data tersebut kami akan berkolaborasi dengan pihak Kementerian Transmigrasi,” katanya pula.

Tindak lanjut hasil pemetaan dapat dilakukan melalui tiga program utama, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub atau ruang kreatif, serta Creative by Indonesia.

Aktivasi Desa Kreatif diarahkan untuk memperkuat desa dan kelurahan berbasis potensi ekonomi kreatif, termasuk kawasan transmigrasi.

Sementara itu, Aktivasi Creative Hub ditujukan untuk mengembangkan talenta, kewirausahaan, dan kapasitas pelaku kreatif. Adapun Creative by Indonesia diarahkan untuk memperkuat kekayaan intelektual dan merek lokal agar mampu berkembang dari tingkat daerah menuju pasar nasional dan global.

Riefky menjelaskan pengembangan tersebut mencakup 21 subsektor ekonomi kreatif, antara lain kuliner, kriya, fesyen, arsitektur, desain, film, animasi, musik, fotografi, gim, aplikasi, konten digital, serta teknologi baru.

Teknologi baru tersebut, antara lain kecerdasan artifisial (AI), blockchain, Internet of Things (IoT), dan keamanan siber.

Arah pengembangan ekonomi kreatif mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional Tahun 2026-2045.

Pelaksanaannya menggunakan pendekatan kolaboratif heksaheliks yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas atau asosiasi, media, dan lembaga keuangan.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat riset, pendidikan, pembiayaan, penyediaan infrastruktur, pemasaran, serta perlindungan kekayaan intelektual.

Ia mengatakan kinerja sektor ekonomi kreatif menunjukkan ruang pengembangan yang besar.

Realisasi investasi ekonomi kreatif pada 2025 mencapai Rp183,01 triliun atau 134 persen dari sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 yang berada pada rentang Rp123,85 triliun hingga Rp136,28 triliun.

Nilai investasi tersebut setara dengan sekitar 9,48 persen dari total realisasi investasi nasional.

Sementara itu, kementerian mencatat nilai ekspor ekonomi kreatif mencapai 31,94 miliar dolar AS (sekitar Rp576,73 triliun) atau 120 persen dari target 26,44 miliar dolar AS (sekitar Rp477,44 triliun).

Hingga November 2025, nilai ekspor tersebut menyumbang sekitar 12 persen terhadap total ekspor nonmigas.

Terkait ketenagakerjaan, sektor ekonomi kreatif menyerap 27,4 juta tenaga kerja atau 107 persen dari target 25,55 juta orang. Sebanyak 63 persen pekerja ekonomi kreatif berasal dari generasi Z dan milenial, sedangkan 58 persen merupakan perempuan.

Laju pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif pada 2025 mencapai 6,86 persen atau 1,75 poin persentase di atas pertumbuhan PDB nasional sebesar 5,11 persen.

Adapun kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional tercatat sebesar 7,38 persen.

Lebih lanjut, Riefky berharap pengembangan potensi ekonomi kreatif di kawasan transmigrasi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendukung terwujudnya desa maju dan mandiri.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menekraf sebut ekraf jadi mesin pertumbuhan kawasan transmigrasi

Pewarta: Aria Ananda
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.