peezycoineth.vip

Menko IPK: TOD kembangkan kawasan lebih produktif dan berkelanjutan - ANTARA News Ambon, Maluku

2026-07-25 05:32

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa konsep Transit Oriented Development (TOD) bukan sekadar membangun sistem transportasi yang terintegrasi, melainkan membangun kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan kawasan yang lebih produktif, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

"Jika sebuah kawasan bisa mengintegrasikan antara kawasan atau lokasi tempat tinggal masyarakat, kemudian lokasi tempat bekerja, pendidikannya, bisnisnya, belanjanya, kesehatan, dan semua fasilitas pendukung yang dibutuhkan untuk berkegiatan atau berkehidupan sehari-hari, maka idealnya kehidupan kita semakin berkualitas, produktif, asri lingkungannya, sehat keluarganya, dan bisa memberikan waktu yang lebih banyak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita secara keseluruhan," ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, tren urbanisasi yang terus meningkat menuntut pemerintah menyiapkan kawasan perkotaan yang mampu mengintegrasikan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari tempat tinggal, pusat pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga pusat ekonomi dan ruang publik dalam satu ekosistem yang didukung transportasi massal yang terhubung.

Dengan konsep tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengurangi waktu perjalanan, meningkatkan produktivitas, sekaligus memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga.

AHY menjelaskan bahwa pengembangan TOD merupakan salah satu jawaban atas berbagai tantangan perkotaan, seperti kemacetan, peningkatan emisi karbon, keterbatasan ruang, hingga menurunnya kualitas lingkungan.

Oleh karena itu, pembangunan kawasan tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur transportasi, tetapi juga harus mengintegrasikan tata ruang, tata guna lahan, mobilitas aktif, aktivitas ekonomi, kelestarian lingkungan, serta aspek sosial masyarakat.

Menurutnya, pembangunan perkotaan ke depan harus berorientasi pada manusia (people-centered development), sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup, efisiensi mobilitas, dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

"Pada dasarnya, TOD merupakan upaya mengintegrasikan berbagai kebutuhan masyarakat ke dalam satu kawasan yang saling terhubung dan saling mendukung. Masyarakat dapat tinggal, bekerja, berbelanja, mengakses pendidikan, layanan kesehatan, hingga berbagai fasilitas publik dalam kawasan yang terintegrasi. Seluruh aktivitas tersebut didukung oleh sistem transportasi publik yang nyaman, aman, dan saling terkoneksi," kata AHY.

Dirinya juga menekankan bahwa keberhasilan TOD sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta, akademisi, komunitas, hingga masyarakat harus berjalan bersama agar pembangunan kawasan dapat memberikan manfaat yang optimal.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko IPK: TOD kembangkan kawasan lebih produktif dan berkelanjutan

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.