peezycoineth.vip

Menlu Jepang akan kunjungi Timteng pekan depan terkait Selat Hormuz

2026-08-14 06:12

Tokyo (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi akan mengunjungi Arab Saudi dan Oman pekan depan untuk membahas isu Selat Hormuz dengan sejawatnya, kata Kementerian Luar Negeri Jepang, Jumat.

Langkah itu diambil seiring upaya Jepang mempererat hubungan dengan negara-negara Timur Tengah demi menjamin kebebasan dan keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Kunjungan Motegi ke Timur Tengah pada 17-- 22 Agustus itu merupakan kunjungan pertama menteri luar negeri Jepang sejak pecah perang AS-Israel dan Iran pada 28 Februari.

Menurut kementerian tersebut, melalui kunjungan itu, Jepang juga berharap dapat turut memfasilitasi pembicaraan agar AS dan Iran dapat mencapai kesepakatan damai.

Motegi dijadwalkan menyampaikan niat Jepang untuk berperan aktif dalam pemulihan dan rekonstruksi negara-negara Teluk yang terdampak serangan balasan Iran, serta memperkuat ketahanan ekonomi mereka.

Di Arab Saudi, Motegi dan Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud, diperkirakan akan membahas Selat Bab el-Mandeb, yang telah menjadi jalur alternatif pengangkutan minyak mentah di tengah kondisi Selat Hormuz yang praktis tertutup.

Di Oman, Motegi dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad al-Busaidi untuk menekankan pentingnya tidak mengenakan biaya bagi pelayaran yang melintasi Selat Hormuz.

Saat ini, Oman sedang berunding dengan Iran terkait kendali atas selat yang menjadi salah satu urat nadi rute pelayaran pasokan energi dunia tersebut.

Kemlu Jepang menambahkan Motegi juga berencana bertemu dengan Rashad Mohammed Al-Alimi—ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang saat ini berada di Arab Saudi—untuk membahas dukungan Tokyo pada upaya stabilisasi di Yaman.

Sumber: Kyodo

Baca juga: Jepang desak Iran jamin pelayaran bebas di Selat Hormuz tanpa pungutan

Baca juga: PM Takaichi sebut pelayaran lalui Selat Hormuz harus bebas biaya

​​​​​​​

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.