Mentan Amran: Stok pangan korban gempa NTT aman hingga satu tahun - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat mencukupi, bahkan stok beras yang tersedia mampu menopang kebutuhan para pengungsi hingga satu tahun ke depan.
"Insya Allah tidak akan ada kekurangan, stok beras kita secara nasional 5,2 juta ton, stok kita di NTT 39 ribu ton, jadi ini stok kita sangat banyak sampai satu tehun ke depan cukup, jadi nggak ada masalah," kata Mentan saat meninjau penyaluran bantuan pangan korban gempa di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, sebagaimana terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Dalam peninjauan yang turut didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Mentan menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan pangan. Pemerintah memastikan beras tersedia dan dapat segera dikirim kapan pun dibutuhkan tanpa harus menunggu proses administrasi yang panjang.
“Hari ini kami sampaikan ke posko, tidak usah menunggu surat. Bila ada butuh beras, langsung kirim. Jadi insya Allah tidak akan ada kekurangan," tegas Mentan.
Ia menyebut stok beras nasional mencapai 5,2 juta ton, sementara stok di NTT sekitar 39 ribu ton. Berdasarkan kalkulasi pemerintah, jumlah pengungsi mencapai sekitar 34.600 orang dengan kebutuhan sekitar 300 ton beras per bulan.
Dengan stok yang tersedia di NTT, kebutuhan beras para pengungsi dipastikan sangat mencukupi bahkan hingga satu tahun.
“Jadi jangan khawatir, makan beras itu tidak bisa ditunda” jelasnya.
Ia menuturkan kepastian ketersediaan pangan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah bergerak cepat memastikan masyarakat terdampak bencana tidak mengalami kekurangan pangan.
“Jadi tenang Bapak-Ibu, kami diperintah Bapak Presiden turun untuk melihat langsung,” ujar Amran.
Untuk memperkuat penanganan di lapangan, pemerintah menyiapkan 200 ton beras khusus untuk Kabupaten Manggarai.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah untuk empat kabupaten terdampak gempa di NTT dengan total bantuan beras mencapai 5.386 ton, terdiri atas bantuan bencana dan bantuan pangan reguler senilai sekitar Rp75,4 miliar.
Mentan meminta pemerintah daerah tidak ragu mengajukan kebutuhan pangan masyarakat. Gudang pangan akan dibuka selama 24 jam sehingga distribusi dapat dilakukan segera ketika bantuan dibutuhkan.
“Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, 24 jam kami buka gudang. Yang Bapak minta untuk 59 ribu, saya penuhi sampai tiga bulan ke depan. Kalau nanti belum cukup, tambah. Jadi tidak ada alasan,” ujarnya.
Amran juga memastikan seluruh beras bantuan diberikan secara gratis kepada masyarakat terdampak. Selain beras, pemerintah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa minyak goreng, gula, dan mi instan.
Sebanyak 35 truk bantuan disiapkan untuk menjangkau wilayah terdampak, dengan 10 truk di antaranya diarahkan ke lokasi yang dikunjungi Mentan Amran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mentan Amran: Stok pangan korban gempa NTT aman hingga satu tahun
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.