peezycoineth.vip

Menteri Jumhur ajak warga menjaga ozon sebagai fondasi Indonesia sehat

2026-09-16 06:23
Alih-alih menyerah pada ketakutan, seluruh negara memilih bertindak serentak menekan penggunaan BPO

Kota Bekasi (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengajak masyarakat untuk menjaga lapisan ozon sebagai fondasi membangun Indonesia yang sehat, mandiri dan kompetitif di tengah krisis iklim global.

"Dunia sebenarnya memiliki satu bukti nyata bahwa kerja sama internasional mampu membalikkan ambang kehancuran ekologis. Ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden mendorong pertumbuhan ekonomi berwawasan lingkungan," katanya di Bekasi, Rabu.

Dia menjelaskan, di tatanan global, pemulihan lapisan ozon bumi terus dioptimalkan seiring kemajuan teknologi yang mampu menekan penggunaan bahan perusak ozon (BPO) maupun bayangan ketakutan dunia atas paparan radiasi ultra violet yang membakar dan memicu kanker.

Alih-alih menyerah pada ketakutan, seluruh negara memilih bertindak serentak menekan penggunaan BPO seperti chlorofluorocarbon, hydrochlorofluorocarbon dan hydrofluorocarbon.

Baca juga: Menteri LH: Pengembangan pasar karbon harus berbasis aksi iklim nyata

Hasilnya luar biasa. Merujuk data pemantauan ozon NASA, luas lubang maksimum harian ozon di Antartika yang sempat menyentuh angka 29,9 juta kilometer persegi pada 2000, berhasil menyusut signifikan menjadi 22,4 juta kilometer persegi pada 2024.

"Tren penurunan ini diharapkan terus berlanjut sebagai pesan kuat bahwa kolaborasi global mampu mengatasi krisis lingkungan," ucapnya.

Atas dasar itu, Jumhur turut mengajak segenap lapisan masyarakat untuk mulai menjaga lapisan ozon dari rumah masing-masing melalui empat langkah sederhana. Pertama, merawat peralatan secara bijak dengan menggunakan perangkat pendingin seperti AC dan kulkas secara berkala.

Kemudian selalu memilih teknisi peralatan pendingin bersertifikasi, sebab jasa teknisi yang kompeten mampu memastikan tidak ada gas refrigeran yang bocor ke atmosfer saat melakukan perbaikan. Ketiga, jadi konsumen cerdas dengan membeli perangkat pendingin berlogo bebas CFC/HCFC serta hemat energi.

Langkah sederhana terakhir dengan mengatur suhu pendingin ruangan atau AC secara nyaman yakni 24 derajat celsius, dan bukan di angka ekstrem seperti 18 derajat yang justru akan memicu pemborosan energi dan mengganggu kesehatan tidur.

"Langkah-langkah tersebut sekilas terlihat sederhana. Namun, jika gerakan merawat AC ini dilakukan secara kolektif oleh puluhan juta keluarga di Indonesia, dampak kesejukan yang diberikan bagi masa depan bumi akan sangat luar biasa," kata dia.

Baca juga: KLH: Penerimaan denda lingkungan lampaui target, capai Rp1,6 triliun

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.