peezycoineth.vip

Meta nonaktifkan Muse Image di Instagram akibat kontroversial

2026-07-12 10:49

Jakarta (ANTARA) - Meta telah menonaktifkan fitur Muse Image yang kontroversial karena model kecerdasan artifisial tersebut berpotensi menghasilkan deepfake AI khususnya di Instagram.

Ketika Muse Image diumumkan, Meta menyebut Muse Image juga hadir di Instagram dan siapa pun bisa menandai akun yang bersifat publik dan AI itu otomatis menghasilkan konten AI berdasarkan konten di akun Instagram tersebut.

Mengutip Engadget, Jumat (10/7) waktu setempat, fitur tersebut tidak perlu meminta izin pemilik akun untuk membuat konten gambar AI dan otomatis membuatnya sendiri.

Kemampuan tersebut dinilai kontroversial dan berbahaya karena dapat menciptakan penyalahgunaan identitas.

Baca juga: Meta diwartakan akan mulai produksi chip AI pada September 2026

Dalam peluncuran Muse Image, Meta menuliskan bahwa pengguna bahkan dapat memanggil pemilik akun lain untuk menggunakan Muse Image jika "Pengguna ingin mendesain undangan acara khusus, membuat konsep kreatif kolaboratif, atau menghasilkan grafik yang dipersonalisasi."

Sebagai respons dari banyaknya kritikan yang diterima, Meta dalam pengumuman pembaruan Muse Image mengakui bahwa fitur itu tidak tepat sasaran dan telah menghapusnya.

"Awal pekan ini, kami mengumumkan bahwa salah satu cara bagi orang untuk membuat gambar di Meta AI adalah dengan menyebutkan akun Instagram publik yang ingin mereka rujuk," tulis perusahaan tersebut.

Lebih lanjut Meta menyatakan, "Tujuan kami adalah untuk menyediakan alat kreatif yang berguna dan memberi orang kendali atas apakah konten publik mereka dapat dirujuk dengan cara ini. Kami telah mendengar umpan balik bahwa fitur ini tidak tepat sasaran, jadi fitur ini tidak lagi tersedia."

Sebenarnya kritikan langsung membludak ketika fitur ini diumumkan karena pengguna yang ingin menonaktifkan Muse Image di Instagram harus membongkar bagian pengaturan sangat dalam untuk menemukan opsi menonaktifkan "Izinkan orang lain membuat dan menggunakan kembali konten Anda."

Baca juga: Meta rilis model AI pembuat gambar Muse Image

Cara termudah lainnya adalah dengan mengatur profil Instagram pengguna yang tadinya bersifat publik atau dapat dilihat siapa saja menjadi bersifat privat atau hanya dapat dilihat oleh orang yang terkonfirmasi untuk mengikuti.

Tidak hanya warga biasa, kritikan juga datang dari agensi Hollywood CAA yang kliennya termasuk aktor-aktor papan atas seperti Tom Hanks hingga Meryl Streep.

Mereka bahkan menyampaikan secara langsung kekhawatiran tersebut kepada Meta.

"Nama, gambar, rupa, suara, atau karya kreatif siapa pun tidak boleh digunakan oleh pihak ketiga mana pun, termasuk model AI, tanpa persetujuan yang jelas dan terdokumentasi," kata agensi tersebut dalam sebuah pernyataan.

Serikat pekerja media di AS, SAG-AFTRA, juga mendorong anggotanya untuk menolak.

Setelahnya Meta kemudian memutuskan menghilangkan fitur ini di Instagram dan semoga ke depannya tidak ada lagi inovasi AI lainnya di masa mendatang yang melibatkan penggunaan citra pengguna tanpa harus mendapatkan izin eksplisit.

Baca juga: Meta luncurkan Pocket, aplikasi gim dengan AI

Baca juga: Mark Zuckerberg ungkap pengembangan agen AI Meta tak sesuai ekspektasi

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.