peezycoineth.vip

Minum Kembali Air Kemasan yang Sudah Dibuka, Aman Enggak?

2026-07-26 13:10

CNN Indonesia

Minggu, 26 Jul 2026 20:10 WIB

Saat tak langsung habis, minuman botol kemasan sering disimpan agar bisa diminum kembali.
Ilustrasi. Saat tak langsung habis, minuman botol kemasan sering disimpan agar bisa diminum kembali. (iStockphoto/triocean)

Jakarta, CNN Indonesia --

Minuman botol kemasan sering kali tak langsung habis setelah dibuka. Beberapa orang memilih untuk terus menyimpannya agar bisa diminum kembali.

Pertanyaannya, amankah meminum kembali air kemasan yang sudah dibuka? Berapa hari batas aman konsumsi minuman kemasan yang sudah dibuka? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktanya, tak sedikit orang yang menyimpan sisa minuman yang sudah dibuka untuk diminum beberapa jam setelahnya atau bahkan keesokan harinya. Padahal, botol minuman yang sudah dibuka bisa jadi tempat berkembangnya bakteri.

Pada dasarnya, ketahanan minuman botol bergantung pada jenis minuman dan proses produksi. Namun, menurut ahli teknologi pangan sekaligus Ketua Umum Pergizi Pangan Profesor Hardinsyah, minuman botol yang sudah dibuka sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari dua hari setelah botol dibuka.

"Kalau dia misalnya minum teh dalam botol, mereknya apa pun terserah, [ditaruh] di kulkas paling maksimum dua hari," ujar Hardinsyah, melansir detikhealth.

Pilihan Redaksi

  • 10 Makanan yang Diklaim Sehat Tapi Nggak Sesehat Itu, Sering Kamu Beli
  • Soda Gembira Masuk Daftar Jenis Soft Drink Terbaik di Dunia
  • Awas, Jangan Minum Kopi di Pesawat! Apa Alasannya?

Sementara susu beda cerita. Susu harus dihabiskan dalam waktu 24 jam dan tidak boleh disimpan terlalu lama. Pasalnya, susu yang dibuka lebih mudah tercemar bakteri.

"Tapi kalau susu sebaiknya hari itu juga [dihabiskan]," ujarnya.

Minuman botol yang sudah dibuka, lanjut Hardinsyah, rentan terkontaminasi. Risiko akan semakin besar jika minuman diminum langsung dari botol. Dengan begitu, bakteri dari mulut dapat berpindah ke minuman.

"Kecuali mungkin pakai sedotan, terus sedotannya dibuang, ya terus sisanya taruh di kulkas. Ya mungkin [lebih rendah risiko kontaminasi]," tambah dia.

Jus dan susu menjadi minuman yang paling rentan terkontaminasi jika kemasannya sudah terbuka.

Selain itu, dibukanya kemasan juga akan berpengaruh terhadap cita rasa dan kandungan nutrisi yang ada di dalam minuman.

"Selain perubahan cita rasa, [minuman kemasan yang sudah dibuka] bisa berpengaruh terhadap kandungan vitamin," pungkas Hardinsyah.

(asr)

Add

as a preferred
source on Google