Monitoring bersama KPK, Bupati Sanjaya perkuat komitmen pencegahan korupsi terintegrasi di Tabanan - ANTARA News Bali
Tabanan (ANTARA) - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berintegritas.
Hal tersebut ditunjukkan melalui penerimaan audiensi Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya bersama Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka monitoring tindak lanjut terhadap SPI, MCSP, SPBE, ITKP, serta Indeks Merit di Ruang Rapat Bupati Tabanan, Kamis.
Komitmen transparansi dan integritas juga diwujudkan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan profesional.
Bupati Sanjaya menyebut sinergi antar-perangkat daerah turut menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, termasuk dalam berbagai indikator penilaian yang saling berkaitan.
"Kami di Tabanan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami mohon arahan dan bimbingan dari KPK agar langkah pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola pemerintahan dapat terus ditingkatkan,” ujar Bupati Sanjaya.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam berbagai capaian yang diraih memperkuat tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi.
Di bawah kepemimpinan Bupati Gede Sanjaya, Tabanan tercatat berhasil masuk tiga besar Monitoring Center for Prevention (MCP) di Provinsi Bali pada 2020 hingga menorehkan capaian dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi melalui pelaksanaan Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2024.
Konsistensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Pemkab Tabanan dan KPK dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Bentuk kepercayaan dan kolaborasi tersebut juga tercermin melalui penyerahan hibah berupa tanah seluas 2.000 meter persegi yang berlokasi di Desa Marga, melalui serah terima Barang Milik Negara (BMN) eks barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan, Selasa lalu.
Berbagai capaian dan sinergi tersebut menjadi penguat komitmen Pemkab Tabanan untuk terus membangun pemerintahan yang berintegritas, memperkuat pencegahan korupsi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif dan terpercaya bagi masyarakat.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari program prioritas nasional yang ditugaskan oleh Bappenas dalam melakukan kajian terkait pencegahan korupsi secara terintegrasi.
Melalui kegiatan ini, KPK ingin memperoleh masukan serta informasi mengenai pelaksanaan program pencegahan korupsi yang telah berjalan di daerah, baik yang bersumber dari kebijakan pemerintah pusat maupun inovasi yang dikembangkan secara mandiri oleh pemerintah daerah.
Pewarta: Pande Yudha
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.