MUI Banjarmasin kuatkan ekonomi umat lewat pelatihan pengembangan usaha mikro - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarmasin (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ikut mengambil peran menguatkan pemberdayaan ekonomi umat lewat gelar pelatihan pengembangan usaha mikro.
Pelatihan yang diikuti puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kota tersebut memuat edukasi sistem manajemen, perencanaan bisnis dan pengelolaan keuangan yang bertempat di Sekretariat MUI Banjarmasin, Sabtu.
Ketua MUI Kota Banjarmasin Habib Ali Khaidir Al Kaff menyampaikan, gelar pelatihan ini dari inisiatif Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kota Banjarmasin yang bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan usaha mikro yang berdaya saing.
Menurut dia, di era digital ini, para pelaku usaha, tidak terkecuali usaha mikro harus mengetahui hingga menguasai sistem manajemen, perencanaan bisnis dan pengelolaan keuangan yang baik untuk memajukan usaha.
"Moga pelatihan ini memberikan manfaat dan memberikan keberkahan kepada seluruh pelaku usaha mikro, yang kebanyakan ibu-ibu," paparnya.
Habib Ali berterima kasih atas dukungan pemerintah kota hingga acara ini berjalan lancar dan tentunya menuai manfaat besar bagi umat yang terus berjuang untuk memenuhi nafkah keluarganya.
Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kota Banjarmasin Khairil Hidayat menyampaikan, kegiatan pelatihan ini mengundang narasumber, yakni Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Prof Dr Ahmad Yunani dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.
"Para peserta ada dari pelaku usaha mikro binaan Muhammadiyah, NU dan dari kecamatan-kecamatan," paparnya.
Asisten II Pemkot Banjarmasin Taufik Rivani menyampaikan apresiasi kepada MUI Kota Banjarmasin yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai wujud nyata kepeduliannya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas usaha mikro.
Menurut dia, dalam upaya memperkuat pertahanan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan saat ini, perlu ditumbuhkan UMKM yang berdaya saing di tingkat global.
Dikatakan dia, untuk dapat tumbuh berkembang dan bersaing UMKM tidak hanya cukup mengandalkan semangat berusaha, tapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola usaha secara profesional menyusun perencanaan bisnis yang matang kemudian juga mengatur keuangan yang baik.
"Moga kolaborasi dengan MUI bisa terus dilaksanakan, hingga UMKM kita berdaya saing di tingkat global," ujarnya.
Pewarta: Sukarli
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.