MUI Banjarmasin programkan pemberdayaan perempuan lewat keterampilan menjahit - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarmasin (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memprogramkan pemberdayaan perempuan lewat pelatihan keterampilan menjahit pakaian dan lainnya untuk membantu perekonomian keluarga.
Ketua MUI Kota Banjarmasin Habib Ali Khaidir Al Kaff saat membuka kegiatan pelatihan menjahit tersebut di sekretariat MUI Banjarmasin, Senin, menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Kota Banjarmasin.
Menurut dia, MUI memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya lewat pemberdayaan perempuan yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga untuk memiliki keterampilan menambah pendapatan keluarganya.
"Ada sebanyak 25 ibu rumah tangga yang kita beri pelatihan menjahit pada kegiatan ini," ujarnya.
Puluhan ibu rumah tangga dari utusan perwakilan MUI tingkat kecamatan ini dibimbing dan dilatih selama delapan hari dengan ahlinya.
"Kita harap mereka nantinya bisa membuka usaha itu di rumah, sehingga bisa mendapatkan penghasilan untuk kesejahteraan keluarganya," papar Habib Ali.
Dia berharap kegiatan yang didukung pemerintah kota setempat bisa berkelanjutan hingga lebih banyak lagi program pemberdayaan perempuan melalui keterampilan ini tidak hanya menjahit namun juga lainnya.
Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Al-Haq menyampaikan apresiasi kegiatan yang diselenggarakan MUI Kota Banjarmasin tersebut.
Menurut dia, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pemberdayaan perempuan untuk menciptakan lapangan kerja yang berbasis rumah tangga.
"Karena pada intinya perempuan atau ibu-ibu ini punya kemampuan dan diberdayakan, bisa meningkatkan kemampuan ekonomi rumah tangga mereka," paparnya.
Apalagi keahlian menjahit ini, ucap Ikhsan, tentunya sangat besar potensinya menjadi usaha yang maju karena banyak dibutuhkan jasanya.
"Buat pakaian seragam sekolah atau kantor dan lainnya," ucap dia.
Tentunya juga diharapkan keberlanjutan program ini pada pemenuhan peralatan seperti mesin jahit dan lainnya, hingga usaha itu bisa berjalan sesuai harapan.
"Kita di pemerintah kota tentunya memiliki program membantu untuk pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), bisa nantinya dikolaborasikan nantinya," ujar dia.
Pewarta: Sukarli
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.