Naik Motor Sambil Pamer Sajam, Gerombolan Remaja di Kalibata Kini Diburu Polisi
Minggu, 20 September 2026 - 11:30 WIB
Jakarta, VIVA – Polisi turun tangan menyelidiki video yang memperlihatkan sekelompok remaja mengendarai sepeda motor sambil membawa dan memamerkan senjata tajam (sajam) di sekitar flyover Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca Juga
Aksi tersebut diketahui terjadi pada Kamis malam, 17 September 2026. Polisi kini masih menelusuri siapa saja yang berada dalam kelompok tersebut serta tujuan mereka membawa senjata tajam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Joko Adi Wibowo mengatakan, informasi mengenai keberadaan kelompok tersebut pertama kali diterima Polsek Pancoran.
Baca Juga
"Polsek Pancoran mendapat informasi terkait adanya sekelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam di sekitaran flyover Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan," kata Joko, Minggu, 20 September 2026.
Mendapat laporan tersebut, petugas piket fungsi Polsek Pancoran langsung bergerak ke lokasi. Penelusuran dilakukan mulai dari kawasan flyover Kalibata City hingga wilayah perbatasan yang mengarah ke Jakarta Timur.
Baca Juga
Namun, kelompok yang dicari sudah tidak berada di lokasi saat polisi tiba. Petugas kemudian menggali informasi dari warga sekitar.
Dari keterangan yang diperoleh, warga membenarkan adanya sekelompok remaja yang melintas menggunakan sepeda motor sembari memamerkan senjata tajam.
"Kemudian, petugas mencari informasi di sekitar lokasi dan didapat informasi dari warga yang membenarkan bahwa memang ada sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor dan juga memamerkan senjata tajam," ujar Joko.
Munculnya video kelompok remaja yang membawa sajam tersebut turut memunculkan dugaan mereka hendak terlibat tawuran.
Polisi pun masih mendalami kemungkinan keterlibatan kelompok tersebut dalam aksi benturan atau tawuran. Namun, dari penelusuran sementara, belum ditemukan informasi yang memastikan adanya tawuran dalam kejadian tersebut.
Selain meminta keterangan masyarakat, polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui aktivitas kelompok tersebut sebelum dan sesudah video tersebut direkam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jadi, saat ini masih kami telusuri. Kami masih mencari informasi dan juga dari CCTV yang ada. Artinya, apa sih yang dilakukan kelompok ini," tutur Joko.
Identitas para remaja yang berada dalam video juga masih ditelusuri. Polisi belum memastikan apakah seluruh orang yang terlihat dalam rekaman tersebut benar-benar merupakan pelajar.
Halaman Selanjutnya
Polisi mengimbau masyarakat yang menemukan aksi serupa agar segera melapor melalui layanan kepolisian 110. Laporan tersebut nantinya dapat ditindaklanjuti petugas untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun aksi kekerasan. (Ant)