peezycoineth.vip

Naik Rp5.000, emas Antam hari ini Rp2,655 juta/gram - ANTARA News Kalimantan Selatan

2026-07-11 05:44

Jakarta (ANTARA) - Harga emas batangan Antam hari ini naik lagi Rp5.000 dari semula Rp2.650.000 menjadi Rp2.655.000 per gram, laman Logam Mulia menayangkan, Sabtu.

Begitu pula harga beli kembali (buyback) emas Antam turut naik menjadi Rp2.415.000 per gram.

Namun harga emas batangan Antam sewaktu-waktu bisa berubah.

‎‎Transaksi beli kembali, sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 dipotong langsung dari total nilai buyback.

Baca juga: Emas Antam Jumat naik jadi Rp2,65 juta/gram
Baca juga: Emas Antam Kamis turun ke Rp2,63 juta/gram
Baca juga: Ditopang cadangan devisa, rupiah menguat jadi Rp18.065/dolar AS

 

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:

‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.377.500.

‎- Harga emas 1 gram: Rp2.655.000.

‎- Harga emas 2 gram: Rp5.250.000.

‎- Harga emas 3 gram: Rp7.850.000.

‎- Harga emas 5 gram: Rp13.050.000.

‎- Harga emas 10 gram: Rp26.045.000.

‎- Harga emas 25 gram: Rp64.987.000.

‎- Harga emas 50 gram: Rp129.895.000.

‎- Harga emas 100 gram: Rp259.712.000.

‎- Harga emas 250 gram: Rp649.015.000.

‎- Harga emas 500 gram: Rp1.297.820.000.

‎- Harga emas 1.000 gram: Rp2.595.600.000.

Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP disertai dengan bukti potong PPh 22.

Baca juga: Harga tiga jenama emas di Pegadaian kompak naik pada Jumat

Baca juga: Prabowo ungkap tim ekspedisi BRIN temukan cadangan emas baru di Papua

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga emas Antam pada Sabtu naik Rp5.000 menjadi Rp2,655 juta/gr

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.