Nelayan Roban Timur Batang rasakan manfaat Program Bedah Rumah
Nelayan Roban Timur Batang rasakan manfaat Program Bedah Rumah
Kamis, 8 Oktober 2026 21:32 WIB
General Manager Stakeholder Relations PT BPI, Aryamir H. Sulasmoro didampingi jajaran Forkompincam Subah secara simbolis menyerahkan hasil bedah rumah milik Sutrisno nelayan Roban Timur di Batang, Kamis (8/10/2026). (ANTARA/HO-Humas BPI)
Batang (ANTARA) - Tiga keluarga nelayan di Dukuh Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini resmi mendiami rumah layak huni lengkap dengan fasilitas sanitasi yang higienis.
General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir H. Sulasmoro di Batang, Kamis, menyatakan bahwa intervensi program tidak sebatas perbaikan fisik fisik bangunan semata, melainkan menyasar peningkatan akses sanitasi dasar secara menyeluruh.
"Program ini dirancang untuk memastikan hunian warga sekitar area operasional PLTU Batang menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman. Seluruh pembiayaan ditanggung penuh oleh perusahaan dan bentuk renovasinya disesuaikan dengan kebutuhan riil setiap keluarga," katanya.
Hunian tersebut diserahterimakan langsung oleh PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengelola PLTU Batang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) pada Kamis (8/10).
Penyerahan bantuan infrastruktur pemukiman tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Subah serta Pemerintah Desa Sengon.
Aryamir merinci, tiga kepala keluarga penerima manfaat program ini meliputi keluarga Salbiyah, Sutrisno, dan Ali Sodikin.
Camat Subah Muhammad Yasin mengapresiasi kontribusi sektor swasta dalam membenahi kualitas hidup warga pesisir Kabupaten Batang.
"Pemerintah kecamatan sangat menyambut positif kepedulian BPI terhadap warga di Roban Timur. Program intervensi langsung seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat dan kami berharap skema kemitraan ini terus berlanjut," ujarnya.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh para nelayan setempat, terutama dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem di kawasan pesisir.
Nelayan penerima bantuan Sutrisno mengatakan bahwa renovasi rumah memberikan rasa aman menjelang masuknya musim penghujan.
"Sebelum diperbaiki, kami selalu khawatir setiap kali hujan deras turun karena risiko kebocoran hingga genangan air. Sekarang rumah sudah jauh lebih kokoh dan nyaman untuk keluarga," ujarnya.
Senada dengan Sutrisno, Salbiyah dan Sadi (perwakilan keluarga Ali Sodikin) turut menyampaikan bahwa pembenahan struktur bangunan dan fasilitas sanitasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan keluarga nelayan di Roban Timur.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.