peezycoineth.vip

Nusron Disindir Biar Aman dari Kasus Hukum Lompat lah ke PSI, 'Beringin Sejuk, Tapi Bisa Kesurupan karena Angker'

2026-09-21 05:24

Senin, 21 September 2026, 12:24 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Kabar mundurnya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dari jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akhirnya terkonfirmasi.

Langkah politik ini memicu beragam spekulasi, terutama karena mencuat di tengah pusaran kasus dugaan suap Hak Guna Bangunan (HGB) yang tengah menyeret lingkaran terdekatnya di kementerian.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, membenarkan bahwa Nusron telah menanggalkan jabatan strategisnya sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian pada Fungsi Elektoral 1. Surat pengunduran diri tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.

"Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu," ungkap Sarmuji di Jakarta, Sabtu.

Meski tak lagi duduk di struktur elite partai, Sarmuji menegaskan bahwa Nusron tetap berstatus sebagai kader biasa.

Terkait alasan pasti pengunduran diri tersebut, Sarmuji mengaku tidak mengetahui rincian spesifiknya dan hanya menduga bahwa Nusron ingin lebih fokus pada tanggung jawabnya sebagai menteri.

Disindir Pindah ke PSI demi 'Keamanan'

Mundurnya Nusron dari struktur inti partai berlambang beringin ini memantik komentar tajam dari pengamat dan pegiat media sosial.

Salah satunya datang dari Tom Blero, yang menyindir langkah Nusron dan menyarankannya untuk segera melompat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar nasib politik dan hukumnya lebih "aman".

"Ayo Sron buruan mlumpat gabung PSI wae, dijamin luwih aman nasibmu. Buktine Raja Juli kae lho tekan saiki kasuse yo aman-aman wae (Ayo Sron, buruan pindah dan gabung PSI aja, dijamin lebih aman nasibmu. Buktinya Raja Juli itu loh sampai sekarang kasusnya ya aman-aman saja-red)," tulis Tom Blero dalam catatannya.

Dalam sindiran satirnya, Tom mengibaratkan bahwa bernaung di bawah pohon beringin (Golkar) memang sejuk namun berisiko.

"Berlindung di bawah beringin rindang memang suwejuk tapi bisa kesurupan krn angker. Mohon perlindungan kpd gajah mestine lebih terjaga keselamatanmu. Ayo ndang mlumpat Sron (Ayo buruan lompat Sron). Tapi tetep ati2, soale salah langkah iso kecemplung jurang & wassalam," tambahnya.

Terseret Pusaran Kasus Suap HGB

Sorotan tajam publik terhadap manuver politik Nusron Wahid tidak lepas dari investigasi intensif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Lembaga antirasuah tersebut saat ini tengah mengusut kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan HGB.

Dalam perkembangannya, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka. Kasus ini menjadi pukulan telak bagi kementerian karena empat dari tersangka yang terseret santer disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Nusron.

Menghadapi situasi yang kian menyudutkan ini, Nusron dikabarkan telah angkat suara dan menyatakan akan menghormati proses penegakan hukum yang sedang dijalankan oleh KPK.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat