peezycoineth.vip

Ole Romeny Pincang Saat Selebrasi Juara FIFA ASEAN Cup, Pegangi Paha hingga Terkapar di Lapangan

2026-10-06 08:39

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Jakarta, VIVA – Momen penuh suka cita mewarnai Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/26) setelah Timnas Indonesia memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, di tengah pesta kemenangan tersebut, perhatian justru tertuju kepada Ole Romeny.

Baca Juga

Dari pantauan langsung VIVA.co.id di SUGBK, seluruh pemain Timnas Indonesia, pelatih, hingga ofisial langsung berhamburan ke tengah lapangan begitu Indonesia memastikan kemenangan atas Thailand melalui drama adu penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain berlari menuju berbagai sudut lapangan untuk merayakan keberhasilan bersejarah tersebut. Sebagian memeluk rekan setim, sementara yang lain berlari menghampiri suporter di sudut lapangan untuk merasakan langsung euforia di dalam stadion.

Baca Juga

Ole Romeny yang dari pinggir lapangan juga ikut dalam perayaan tersebut. Namun, penyerang Fortuna Sittard itu terlihat tidak bisa merayakan kemenangan dengan leluasa.

Ole tampak berlari terpincang-pincang sambil beberapa kali memegangi paha kanannya. Saat di tengah lapangan tak lama kemudian Ole akhirnya terjatuh dan memilih tiduran di tengah lapangan. Ia tidak langsung bangkit meski pesta kemenangan Indonesia terus berlangsung di sekelilingnya.

Baca Juga

Momen tersebut cukup mencuri perhatian karena terjadi tepat setelah perjuangan panjang Indonesia selama 120 menit melawan Thailand dan drama adu penalti.

Belum diketahui secara pasti apakah Ole mengalami masalah serius pada bagian paha kanannya. Namun, kondisi tersebut menjadi salah satu pemandangan yang terlihat dalam perayaan juara Indonesia di SUGBK.

Sebelumnya kondisi Ole memang sudah sempat menjadi perhatian sebelum pertandingan final. Dalam sesi latihan terakhir pada H-1 pertandingan, Ole terlihat belum sepenuhnya bugar.

Meski demikian, Ole tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia sepanjang turnamen. Ia selalu dipercaya sebagai starter dalam empat pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontribusinya pun tidak hanya terlihat dari jumlah gol. Ole mencetak satu gol dan menyumbangkan empat assist sepanjang turnamen. Seluruh assist tersebut diberikan kepada Mitchell Baker yang tampil sebagai mesin gol Indonesia dengan torehan lima gol.

Kombinasi keduanya menjadi salah satu kekuatan Garuda selama turnamen. Ole berperan sebagai pemain yang bergerak lebih bebas, sementara Baker menjadi target man di lini depan.

Halaman Selanjutnya

"Ya, dia seperti seorang target man, sedangkan saya lebih seperti pemain yang memiliki peran bebas," kata Ole usai laga.