peezycoineth.vip

Olivia MCI Minta Maaf Usai Pakai Stroller di Surabaya ISOPLUS Marathon, Netizen: Case Closed!

2026-10-08 09:53

Liputan6.com, Jakarta - Olivia MCI atau Olivia Tommy Putri, merilis permintaan maaf usai menuai kecaman netizen atas penggunaan stroller pada kompetisi Surabaya ISOPLUS Marathon 2026.

Kecaman ini bermula dari unggahan seorang netizen di media sosial X mengenai seorang ibu yang tidak diperbolehkan membawa stroller bayi dalam kompetisi marathon tersebut.

Netizen tersebut mengaku kasihan melihat seorang ibu yang melakukan marathon sambil menggendong anak, dikarenakan tidak diperbolehkan membawa masuk stroller selama proses marathon berlangsung.

Amarah netizen semakin memuncak usai mengetahui seorang publik figur sekaligus mantan peserta Master Chef Indonesia, Olivia Tommy, kedapatan menggunakan stroller bayi dan membawa sang anak ikut berkompetisi di marathon yang sama.

Usai dirinya viral, Olivia pun merilis klarifikasi mengenai kontroversi yang menimpa dirinya melalui instagram pribadi miliknya @olivia.mci8 pada Selasa, (6/10/26).

"Hai semua, ini aku Olivia. Aku mau klarifikasi atas segala kegaduhan dan insiden yang terjadi kemarin (04/10)," tulisnya

Olivia mengatakan bahwa dirinya meminta maaf karena sebelumnya tidak dapat memberikan klarifikasi ketika kontroversi yang menyeret namanya menjadi meluas. 

Ia menambahkan, "apa yang dialami oleh kak Nikmahrafik, tentunya tidak mengenakan hati. Tidak ada pembelaan soal ini. Dan sebagai sesama ibu, aku mengerti pasti kak Nikmahrafik merasa kecewa, sakit hati, dan sedih. Di sisi lain, aku sangat salut dengan perjuangan beliau untuk tetap menyelesaikan race sampai garis akhir, sambil menggendong si kecil."

Olivia Sudah Kantongi Surat Izin Dari Panitia

Olivia MCI Minta Maaf Usai Penggunaan Stroller di Surabaya ISOPLUS Marathon

Perbesar

Olivia MCI merilis permintaan maaf usai tuai kecaman netizen atas kontroversinya menggunakan stroller bayi di Surabaya ISOPLUS Marathon. (instagram/olivia.mci8)

Dalam klarifikasinya, Olivia menjelaskan secara ringkas bahwa dirinya telah mengurus surat perizinan penggunaan stroller agar sang anak dapat ikut dengan dirinya dalam race tersebut.

Ia juga melampirkan bukti screenshoot terkait surat untuk izin menggunakan stroller.

Oivia menuliskan, "sekitar seminggu sebelum race, aku bersama dengan tim diminta mengajukan perizinan yang dipersyaratkan terkait penggunaan stroller. setelah persyaratan dipenuhi, selanjutnya aku menandatangani surat pernyataan tanggung jawab keselamatan dan surat izin terkait stroller yang diterbitkan 2 hari sebelum race oleh panitia terkait."

Pro - Kontra dari Netizen

Olivia MCI Minta Maaf Usai Penggunaan Stroller di Surabaya ISOPLUS Marathon

Perbesar

Olivia MCI merilis permintaan maaf usai tuai kecaman netizen atas kontroversinya menggunakan stroller bayi di Surabaya ISOPLUS Marathon. (instagram/olivia.mci8)

Usai kontroversi yang menyeret namanya tersebut, Olivia menutup kolom komentar akun sosial media instagram nya yang merujuk pada postingan klarifikasinya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Atas kejadian yang menjadi viral dan klarifikasi dari Olivia tersebut, netizen berbondong-bondong memberikan tanggapan mereka. Tentu respon yang diberikan ini beragam, ada yang memang menyalahkan panitia atas dasar diskriminasi peserta, namun ada juga yang cenderung menyalahkan sang ibu yang memaksakan diri untuk tetap berkompetisi sambil membawa anak. Akan tetapi, tidak sedikit juga yang memberikan dukungan kepada Nikmahrafik (ibu yang viral dalam video tersebut) atas kehebatannya bertahan dengan berlari sambil menggendong sang anak hingga menyentuh garis finish perlombaan. Pihak dari Olivia pun juga sudah secara langsung menemui Nikmahrafik dan tim penyelenggara untuk saling meluruskan kontroversi yang beredar di kalangan netizen. "Lega..Akhirnya udah selesai ketemu langsung sama mba @nikmahrafik bersama team dari @isoplus7ion 💙," tuturnya Ia menambahkan, "di setiap cerita pasti ada dua sisi. Dari pertemuan ini kami bisa benar2 saling mencurahkan isi hati, mengerti pov masing-masing, dan meluruskan kesalah-pahaman yang telah terjadi sebelumnya. Kejadian ini membuat kita semua sama-sama belajar untuk terus menjadi lebih baik. Semoga kedepannya tidak pernah terjadi lagi hal-hal yang tidak mengenakan 💙"