peezycoineth.vip

PAN berhentikan Bupati Lombok Barat dari Ketua DPW PAN NTB

2026-07-21 11:37

Mataram (ANTARA) - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) memutuskan memberhentikan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini sebagai kader dan Ketua DPW PAN Nusa Tenggara Barat pasca terjerat operasi tangkap tangan oleh KPK.

"Tidak hanya sebagai Ketua DPW, tapi juga sebagai kader dipecat. Jadi, kartu keanggotaannya sudah dicabut oleh DPP," kata Ketua DPP PAN sekaligus Koordinator Wilayah PAN Bali-Nusa Tenggara, Muazzim Akbar melalui telepon dari Mataram, Selasa.

Ia menegaskan setelah resmi memecat sebagai Ketua DPW PAN NTB, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bukan lagi sebagai kader partai. Oleh karena itu, untuk sementara, kepengurusan DPW PAN NTB kini diambil alih oleh DPP.

"Jadi, sudah diambil alih oleh DPP," terang Muazzim.

Selain memberhentikan sebagai Ketua DPW dan kader PAN, DPP PAN juga tidak akan memberikan bantuan atau pendampingan hukum terhadap Lalu Ahmad Zaini.

"Intinya kita tidak memberikan bantuan hukum terhadap kader yang terjaring OTT oleh KPK," ujar anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 Pulau Lombok ini.

Menurutnya, surat pemberhentian Lalu Ahmad Zaini sebagai ketua dan kader dikeluarkan oleh DPP mulai hari ini (Selasa).

"Surat resminya mulai hari ini dan dipecat secara tidak hormat," ucap Muazzim.

Ditanya, siapa nantinya yang akan ditunjuk menjadi ketua sementara DPW PAN NTB. Muazzim mengaku belum tahu dan meminta semua pihak menunggu keputusan DPP.

"Karena kebetulan saya di DPP dan Korwil PAN Bali Nusra, saya pegang sementara, tapi kita tunggu surat resminya, karena saya juga masih jadi Ketua DPW sementara PAN Bali," katanya.

Diketahui KPK mengumumkan sudah menetapkan tersangka terkait OTT yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

"Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, Budi mengatakan KPK hingga Selasa pagi masih memeriksa delapan orang secara intensif.

Mereka adalah Lalu Ahmad Zaini, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) Sudirman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat Lalu Ratnawi, tiga orang selaku ajudan dan sopir Bupati Lombok Barat, serta dua orang pihak swasta.