Pandit Vietnam Sebut Timnas Indonesia Jauh Lebih Kuat dari Singapura, Kim Sang-sik Dapat Peringatan
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:15 WIB
VIVA – Vietnam gagal memanfaatkan laga kandang setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Singapura pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Hasil tersebut menjadi sorotan karena terjadi saat Timnas Indonesia justru melanjutkan tren positif dengan meraih kemenangan kedua secara beruntun.
Baca Juga
Skuad Garuda sebelumnya sukses mengalahkan Kamboja 5-1, lalu kembali memetik tiga poin usai menundukkan Timor Leste dengan skor 3-0.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski Timor Leste harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-21 setelah Jackson Fowler menerima kartu merah, Indonesia baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74.
Baca Juga
Mitchell Baker bersama Eliano Reijnders di Timnas Indonesia
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
Shayne Pattynama membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan tarik Dony Tri Pamungkas yang diawali umpan terobosan Thom Haye. Empat menit kemudian, Thom Haye menggandakan keunggulan melalui tendangan bebas indah yang bersarang di pojok gawang Dylan Niski.
Baca Juga
Mitchell Baker kemudian memastikan kemenangan Indonesia lewat gol pada menit ke-81. Penyerang naturalisasi itu sukses menyambar umpan silang Ragnar Oratmangoen sekaligus mencatatkan gol keempatnya dalam dua pertandingan di Piala AFF 2026.
Di tengah hasil yang berbeda antara Vietnam dan Indonesia, pandit sepak bola Vietnam, Pham Minh Duc, memberikan analisis tajam mengenai performa tim asuhan Kim Sang-sik.
Menurutnya, Singapura tampil jauh lebih disiplin dibanding lawan pertama Vietnam, sehingga mampu meredam permainan Golden Star Warriors.
"Pertama, dalam pertandingan pembuka kami, kami menghadapi tim Timor Leste yang lemah, sehingga para pemain kami merasa lebih santai. Kemampuan bertahan dan tekel satu lawan satu mereka tidak sebaik tim lawan, dan struktur pertahanan tim kami tidak dapat dibandingkan dengan pemain Singapura," ungkapnya dilansir dari The Thao.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pham Minh Duc juga memuji pendekatan taktik Singapura yang dinilainya berhasil memutus alur permainan Vietnam.
"Kami melihat bahwa pelatih muda Singapura itu juga merupakan salah satu pelatih yang menurut saya sangat bagus secara taktik. Mereka hampir mempersulit pemain kami untuk membangun permainan. Sistem pertahanan mereka juga sangat ilmiah, dengan pemain yang menjaga, membaca situasi, dan selalu memblokir umpan pemain kami ke area lini tengah. Ini menunjukkan bahwa mereka bertahan dengan sangat baik di zona mereka."
Halaman Selanjutnya
Pelatih tim muda Ha Noi ini kemudian menyoroti keputusan pergantian pemain yang dilakukan Kim Sang-sik. Menurutnya, Dinh Bac seharusnya diberi kesempatan bermain lebih lama karena mampu menghadirkan ancaman di lini depan.