Peduli pendidikan inklusif, PLN UID Aceh peroleh penghargaan Gold ISDA 2026 - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - PLN UID Aceh memperoleh penghargaan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 dengan predikat Gold untuk program Ecosystem of Life Readiness "Transformasi Pendidikan Inklusif berbasis Keterampilan Hidup dan Kemandirian" yang diimplementasikan melalui Aceh Flexi School.
“Penghargaan ini diberikan atas kontribusi signifikan PLN Aceh dalam pengembangan bidang sosial dan pendidikan berkualitas melalui program inovatif. Ini merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung program berkelanjutan di bidang sosial dan pendidikan,” kata General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra di Banda Aceh, Rabu. .
Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan mendukung akses pendidikan inklusif dan bermutu yang adaptif terhadap potensi spesifik anak, sehingga mereka tidak tertinggal dalam mendapatkan pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum (KKU) PLN UID Aceh, Sigit Fanani, juga memberikan pandangannya tentang dukungan PLN terhadap peningkatan inklusi pendidikan.
“PLN telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Indonesia. Program-program seperti Aceh Flexi School membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak untuk mengakses pendidikan dengan cara yang lebih fleksibel dan inklusif,” katanya.
Pihaknya berharap upaya tersebut dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan.
Sementara itu, Esti Wulansari dari Aceh Flexi School menyampaikan bahwa bantuan dari PLN memberikan manfaat langsung bagi keberlangsungan belajar anak-anak.
"Dukungan sarana dari PLN sangat mempermudah operasional kami. Dengan adanya ruang kelas dan ruang terapi yang sudah permanen, kami bisa lebih fokus melatih kemandirian dan keterampilan hidup anak-anak agar mereka kelak siap berkarya," ujar Esti.
Baca: PLN UID Aceh perkuat ekosistem kendaraan listrik
Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.