peezycoineth.vip

Pelindungan PMI jadi peluang perluas pasar Indonesia - ANTARA News Kalimantan Barat

2026-08-14 06:08

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak boleh dipandang semata-mata hanya isu ketenagakerjaan, tetapi juga sebagai peluang strategis memperluas pasar Indonesia di tingkat global.

“Pengalaman menunjukkan bahwa tenaga kerja Indonesia, termasuk yang bekerja pada sektor unskilled labour, dengan talenta yang mereka miliki mampu mengubah perilaku dan budaya masyarakat, termasuk kelompok menengah dan generasi muda di negara penempatan,” ungkapnya dalam agenda penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Sinergi Perencanaan Pembangunan Nasional dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dari keterangan resmi, Jakarta, Jumat.

Mereka, katanya, mulai mengikuti pola makan para pekerja kita, mengenal menu seperti gado-gado, karedok, pecel, hingga mi instan Indonesia. Ini merupakan modal yang sangat berharga untuk menembus pasar internasional

Sebagai bentuk dukungan untuk penguatan sinergi dalam perencanaan pembangunan nasional dan pelindungan PMI, antara Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) menandatangani nota kesepahaman.

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup sinkronisasi kebijakan, penyusunan kajian dan rekomendasi kebijakan, pertukaran data dan informasi, dukungan terhadap program strategis, pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Mukhtarudin dan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Arief Sjamsulaksan Kartasasmita turut menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergi Penyelenggaraan Pelindungan PMI melalui Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Nota Kesepahaman antara KP2MI/BP2MI dan Unpad mendukung penyelenggaraan pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Ruang lingkup kerja sama ini mencakup penyelenggaraan pendidikan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penelitian dan inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta pertukaran data dan informasi.

“Kedua nota kesepahaman tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, baik dari aspek perencanaan maupun implementasi yang didukung oleh kalangan akademisi agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” kata Kepala Bappenas.

Lebih lanjut, pemerintah mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung perencanaan pembangunan nasional serta penguatan tata kelola pelindungan PMI. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh praktik baik sinergi lintas sektor yang mendukung pembangunan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

“Saya berharap penandatanganan ini bukan menjadi tujuan akhir, melainkan awal dari kolaborasi,”ucap Menteri PPN.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kepala Bappenas: Pelindungan PMI jadi peluang perluas pasar Indonesia

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.