Pemain Verdonk cs diminta Herdman sebelum adu penalti supaya percaya diri
Jakarta (ANTARA) - Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk mengungkapkan pelatih kepala John Herdman berpesan kepada para pemain sebelum adu penalti melawan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, agar percaya diri.
Indonesia harus menentukan juara melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Dalam situasi yang penuh tekanan karena menghadapi 10 pemain Thailand yang seharusnya bisa dituntaskan tanpa adu penalti, Verdonk mengungkapkan Herdman hanya meminta para pemain untuk tetap percaya.
Pada babak adu penalti, Indonesia menang 4-2 setelah kiper Emil Audero menepis tendangan penendang keempat Thailand Nattapong Sayriya.
"Kami harus percaya, cukup percaya," ungkap Verdonk kepada wartawean di mixed zone SUGBK, Senin.
Verdonk menilai kemenangan tersebut hasil perjuangan seluruh pemain. Ia tidak menunjuk satu sosok tertentu yang paling layak mendapatkan apresiasi setelah Indonesia melalui pertandingan yang sulit hingga keluar sebagai juara.
"Semuanya, saya rasa. Ini pertandingan yang sulit, tetapi kami terus percaya. Jadi, saya pikir semua orang layak mendapatkan kata-kata positif," ucap pemain Lille itu.
Baca juga: Pemain Verdonk sebut gelar juara modal berharga menuju Piala Asia 2027
Verdonk juga kembali menunjukkan fleksibilitasnya setelah ia bermain di sisi kiri pada babak pertama sebelum digeser ke lini tengah oleh Herdman pada babak kedua.
Ia mengatakan tak masalah ditempatkan di posisi mana pun karena ia siap memainkan apa pun posisi yang ditugaskan Herdman.
"Ya, di babak pertama saya bermain di sisi kiri, itu posisi saya, Anda tahu. Saya merasa sangat nyaman di sana pada babak pertama, tetapi pelatih ingin melakukan beberapa perubahan dan saya bermain di posisi yang dia minta."
Baca juga: Pelatih John Herdman bangga antar Indonesia cetak sejarah
"Di lini tengah, kemudian saya kembali ke sisi kiri. Di mana pun, pokoknya di mana saja," kata dia.
Verdonk tak mementingkan rencana perayaan juara bersama tim karena fokusnya adalah segera kembali ke Lille yang akan melawan Le Havre pada Sabtu (10/10).
"Saya rasa mungkin mereka menyiapkan sesuatu di hotel, saya tidak tahu. Saya harus bermain lagi pada Sabtu, kemudian Selasa. Jadi, saya harus memulihkan kondisi dan besok kembali ke rumah," tutup dia.
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026