Pemandangannya Bikin Takjub! Panorama 7 Desa Wisata Ini Jauh Lebih Cantik dari Puncak
Denpasar -
Indonesia menyimpan kekayaan tersembunyi lewat deretan desa wisatanya yang menawarkan kemurnian alam dan keluhuran budaya yang luar biasa memukau.
Berbeda dengan destinasi perkotaan yang bising, desa-desa wisata ini menyuguhkan bentang alam autentik, mulai dari hamparan sawah berundak yang hijau royo-royo, udara pegunungan yang bersih tanpa polusi, hingga aliran sungai jernih yang menenangkan jiwa.
Setiap sudutnya menyajikan panorama visual yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga mampu menghadirkan kedamaian mendalam yang sulit ditemukan di tempat lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Desa Wisata Penglipuran, Bali
Suasana dan keramaian turis di Desa Penglipuran tanpa barisan penjor, Bangli, Selasa (16/6/2026). Foto: Aryo Mahendro/detikBali
Terletak di Kabupaten Bangli, desa ini dinobatkan sebagai salah satu desa terbersih di dunia oleh UN Tourism. Daya tarik utamanya adalah tata ruang dan arsitektur tradisional Bali yang dirawat sangat rapi di sepanjang jalan utama desa.
Suasananya yang begitu asri, sejuk, dan bebas polusi dijamin akan membuat kamu betah berlama-lama sembari mempelajari kebudayaan lokal.
2. Desa Wisata Jatiluwih, Bali
Wisatawan mancanegara mengunjungi lahan pertanian di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali, Senin (18/11/2024). Desa Jatiluwih meraih penghargaan dari organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang Pariwisata Dunia atau United Nations World Tourism Organization (UNWTO) yakni terpilih sebagai 55 desa wisata dengan predikat baik atau Best Tourism Villages yang diikuti total 260 desa wisata dari 60 negara anggota UN Tourism. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo Foto: ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Masih di Pulau Dewata, tepatnya di Kabupaten Tabanan, desa ini berhasil menyabet penghargaan sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia 2024.
Jatiluwih menyuguhkan hamparan sawah terasering yang luar biasa luas berlatar pegunungan. Keindahan alam ini berpadu dengan sistem irigasi tradisional Subak yang telah diakui secara resmi sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO.
3. Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta
Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta Foto: Indonesia Travel
Beralih ke Gunungkidul, desa wisata ini menawarkan pemandangan eksotis dari kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran. Kamu bisa melakukan pendakian ringan untuk berburu momen matahari terbit (sunrise) yang magis di atas hamparan perbukitan hijau.
Selain gunungnya, desa ini juga memiliki embung (danau buatan) di atas bukit yang pemandangannya sangat memanjakan mata.
4. Desa Wisata Wukirsari, Yogyakarta
Perajin batik tulis di Wukirsari, Imogiri, Bantul. Foto: Dok Pemkab Bantul
Berlokasi di Bantul, Wukirsari terkenal dengan destinasi Bego Hill (Bukit Bego), sebuah bukit eksotis bekas proyek galian tanah yang kini bertransformasi menjadi spot favorit untuk menikmati pemandangan alam dari ketinggian.
Di samping panoramanya yang indah, kehangatan dan keramahan masyarakat setempat dalam menyambut wisatawan menjadi nilai plus yang berkesan.
5. Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi
Desa Wisata Osing Kemiren Foto: (Rachman Haryanto/detikcom)
Merupakan rumah bagi suku adat Osing di Jawa Timur, desa ini sukses meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 dan ASEAN Tourism Award 2025.
Selain pemandangan pedesaannya yang hijau, kamu bisa menyaksikan rumah adat yang unik, pertunjukan seni Tari Gandrung, hingga mencicipi kuliner autentik seperti pecel pitik dan kopi Kemiren langsung di tempat asalnya.
6. Desa Wisata Nagari Sijunjung, Sumatera Barat
Perkampungan Adat Nagari Sijunjung Foto: Alek Kaka/d'Traveler
Desa ini menawarkan lanskap visual yang luar biasa indah, di mana deretan rumah gadang khas Minangkabau berdiri dengan megah di tengah-tengah hamparan sawah hijau dan dikelilingi oleh barisan pegunungan yang asri.
Kebudayaan yang masih kental serta suasana perkampungan yang tenang akan membuat kamu merasa sedang pulang ke kampung halaman sendiri.
7. Desa Wisata Ranupani, Jawa Timur
Desa Wisata Ranupani Foto: (Dewi.Ranupani/instagram)
Jika kamu mencari tempat yang benar-benar memiliki udara jauh lebih dingin dan pemandangan lebih megah daripada Puncak, Desa Ranupani di Lumajang adalah jawabannya.
Berada di ketinggian sekitar 2.100 mdpl di kaki Gunung Semeru, desa tertinggi di Pulau Jawa ini menyajikan pemandangan magis berupa danau alami (Danau Regulo dan Danau Ranupani) yang sering kali diselimuti kabut tipis di pagi hari, dikelilingi oleh perbukitan hijau, serta hamparan pertanian sayur yang berundak-undak rapi.
Sudah saatnya kamu keluar dari zona nyaman destinasi mainstream. Dengan mengunjungi desa-desa wisata ini, kamu tidak hanya mendapatkan kesegaran pikiran dari pemandangan yang spektakuler, tetapi juga ikut mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui pariwisata berkelanjutan.
Halaman 2 dari 2
Simak Video " Video: Pembongkaran Kios Jalur Puncak Berlanjut, Pedagang Halangi Petugas"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/wsw)