Pembangunan Kembali Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Dimulai September 2026
Okto Rizki Alpino
| 24 Juli 2026, 22:36 WIB

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meninjau SD Negeri (SDN) Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan. (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)
AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan pembangunan kembali SD Negeri (SDN) Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, akan dimulai paling lambat September 2026.
Keputusan itu diambil setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menilai kondisi bangunan sekolah sudah sangat memprihatinkan dan harus menjadi prioritas penanganan.
Pramono mengatakan, Pemprov Jakarta telah memutuskan mempercepat pembangunan empat sekolah yang kondisinya paling mendesak dengan total anggaran sekitar Rp249 miliar.
Baca Juga: Pramono Siapkan Pendanaan Alternatif Perbaiki Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09: Bisa Pakai KLB
"Hari ini secara khusus saya memang datang langsung untuk memastikan kondisi yang sebenarnya dari SD 09 dan juga SD 11 Kebayoran Lama. Yang kita putuskan, empat sekolah tersebut akan segera dibangun. Salah satunya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dengan anggaran Rp48,1 miliar karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan," kata Pramono, saat meninjau langsung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jumat (24/7/2026).
Semula terdapat 22 sekolah yang direncanakan direnovasi pada 2026. Namun, akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dan kebijakan efisiensi anggaran, hanya tujuh sekolah yang telah memperoleh alokasi dana.
Meski demikian, laporan mengenai kerusakan berat SDN Kebayoran Lama Selatan 09 membuat Pemprov Jakarta menambah empat sekolah dalam daftar prioritas sehingga total 11 sekolah akan ditangani tahun ini.
"Jadi 22 itu sebenarnya diagendakan untuk dimulai pembangunannya sekarang ini. Karena ada pemotongan DBH sehingga tujuh yang dibangun diprioritaskan. Tetapi setelah mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Pendidikan, ada empat lagi yang kondisinya harus segera ditangani. Maka tahun ini ada sebelas sekolah yang ditangani, sisanya akan dilanjutkan pada 2027," ujarnya.
Dia menjelaskan, pembangunan SDN 09 tidak dapat langsung dimulai karena harus melalui tahapan administrasi berupa penghapusan aset bangunan yang rusak sebelum proses konstruksi dilakukan. Pendanaan proyek akan menggunakan kombinasi dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan APBD Perubahan.
"Rehab ini akan dimulai paling lama September. Agustus dipakai untuk persiapan penghapusbukuan dan penunjukan pelaksana. Bulan September pembangunan sudah harus dimulai di tempat ini," tegasnya.
Baca Juga: Pramono: Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Menampar Muka Saya
Dia memperkirakan proses pembangunan memerlukan waktu sekitar 10 bulan sejak pekerjaan dimulai. Selain mempercepat pembangunan, Pramono juga membentuk tim investigasi dan tim inventarisasi untuk mengevaluasi penyebab kerusakan bangunan sekolah serta mendata kondisi gedung pendidikan lainnya di Jakarta.
Menurutnya, hasil peninjauan menunjukkan terdapat persoalan pada konstruksi bangunan yang terakhir direnovasi pada 2011.
"Tim investigasi dan inventarisasi ini melihat persoalan yang sebenarnya. Tadi dengan mudah terlihat kerangkanya tidak dipersiapkan secara proper pada waktu itu. Itu yang saya minta tidak boleh terulang lagi," ucapnya.