peezycoineth.vip

Pemerintah kerahkan semua sumber daya untuk pulihkan dampak gempa NTT

2026-08-18 11:24
...Kami terus melakukan rapat koordinasi dan pembagian tugas untuk memastikan pemulihan berjalan cepat

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa pemerintah pusat mengerahkan seluruh sumber daya antar-kementerian dan lembaga guna mempercepat penanganan tanggap darurat serta pemulihan dampak bencana gempa bumi 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, Agus Priyono mengatakan bahwa langkah pengerahan lintas sektor tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ditindaklanjuti melalui pembagian tugas di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembanggunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

"Kami terus melakukan rapat koordinasi dan pembagian tugas untuk memastikan pemulihan berjalan cepat," kata dia.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi tingkat menteri itu diketahui fokus utama pemerintah saat ini menyasar tiga aspek krusial, yaitu pemenuhan kebutuhan dasar penyintas yakni berupa pangan, tenda, pakaian, dan selimut, percepatan pemulihan infrastruktur jalan serta jembatan yang tertutup tanah longsor, hingga pemulihan jaringan listrik dan komunikasi.

Baca juga: Gempa NTT, Gus Ipul: Keselamatan dan kebutuhan warga jadi prioritas

Selain itu, pemerintah juga memperkuat mobilisasi ratusan tim petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan Tagana dan juga relawan untuk menjangkau para pengungsi.

Ada tiga kelompok pengungsi yakni penyintas di posko terpusat, pengungsi mandiri, serta korban di kawasan terluar mengingat NTT merupakan provinsi yang teridiri dari banyak pulau.

Agus Jabo mengakui tidak mudah bagi pemerintah untuk mengakomodir semua kebutuhan para penyintas, misalnya untuk menembus wilayah terpencil seperti Pulau Palue di Kabupaten Sikka yang mengalami dampak signifikan dan jauh dari ibu kota, Kemensos bersama BNPB mengerahkan armada helikopter dan kapal feri guna mendistribusikan logistik darurat secara cepat.

"Jadi yang paling dibutuhkan di sana sekarang ini adalah kebutuhan-kebutuhan tanggap darurat ya, semua kita akan cukupi. Tim psikososial kemensos pusat juga sudah berangkat hari ini kesana (NTT)," cetusnya.

Baca juga: Kemensos pastikan dana tali asih korban meninggal dan luka gempa NTT

Kemensos sendiri menganggarkan senilai Rp14 miliar, mencakup stok penyangga atau buffer stock logistik serta pemenuhan sarana pengungsian seperti makanan anak, tenda keluarga, tenda serbaguna, kasur, selimut, hingga peralatan penerangan darurat.

Ada sebanyak tujuh dapur umum yang dioperasikan Kemensos masing-masing berada di Kabupaten Manggarai, Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, dan Ngada.

Fasilitas dapur umum tersebut telah berproduksi aktif melayani kebutuhan konsumsi harian warga pengungsi, di antaranya di Nagekeo sebanyak 2.000 bungkus per hari, Sikka 4.500 bungkus per hari, dan Manggarai 3.000 bungkus per hari.

Baca juga: Kemensos jamin 31 ribu pengungsi korban gempa di NTT tidak kelaparan

Baca juga: Kemensos bergerak tindaklanjuti arahan Presiden untuk korban gempa NTT

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.