peezycoineth.vip

Pemerintah memastikan jaga harga pangan di tengah fenomena El Nino

2026-09-23 10:57

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan memastikan pemerintah terus memaksimalkan pemantauan dan stabilitas harga pangan di tengah fenomena El Nino.

“Hari ini Kementerian Koordinator Bidang Pangan, benar-benar sekali lagi mohon maaf, kami merekalkulasi ketahanan pangan dari komunitas kita. Jadi yang terdampak dari El Nino ini seberapa banyak, ini terus dikaji,” kata Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Rabu.

Hanif mengatakan, pemerintah memahami bahwa terjadi kenaikan harga komoditas pangan menyusul kondisi cuaca panas ekstrem imbas El Nino. Oleh karena itu, bantuan pangan beras kembali disalurkan pemerintah kepada jutaan keluarga penerima manfaat pada September 2026.

Penyaluran kali ini menjadi bagian dari program bantuan pangan periode Juli hingga September yang diberikan berdasarkan data kesejahteraan masyarakat terbaru. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menetapkan 33.244.408 penerima untuk program bantuan pangan beras tahap kedua 2026. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi Juli, Agustus dan September.

Selain itu, pemerintah juga memutuskan penyalurannya dapat dilakukan sekaligus atau dirapel sehingga bantuan periode Juli hingga September diterima dalam satu kali penyaluran.

“Saya rasa yang kondisi hari ini sedang terus kita pantau. Jadi bantuan pangan hari ini juga digelontorkan, paling tidak dalam dua bulan ke depan, harapan kita untuk bisa menekan harga,” ujar Wamenko Pangan.

“Kemudian langkah-langkah berikutnya apa? Tentu kita tidak boleh menutup kemungkinan, segala cara harus kita lakukan di dalam langkah menjaga kestabilan pangan ini. Ini tugasnya Kemenko Pangan, nanti akan dirumuskan di dalam rakortas-rakortas yang melibatkan para menteri,” kata dia.

“Hari ini sedang dievaluasi dengan detil, kalau memang ada lonjakan harga yang tidak bisa dikendalikan, maka akan diambil langkah-langkah yang diperlukan di sini,” ujarnya menambahkan.

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026