Pemerintah pastikan jamin keberlanjutan pendidikan pascagempa NTT - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Staf Ahli Bidang Regulasi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Nur Syarifah menyampaikan bahwa pemerintah menjamin keberlanjutan pendidikan tinggi pascabencana gempa bumi M7,7 yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kemdiktisaintek mencatat berbagai kebutuhan yang disampaikan perguruan tinggi, dan akan menyesuaikan kebijakan agar proses pembelajaran tetap berjalan.
"Harapan pihak perguruan tinggi yang disampaikan sudah menjadi catatan bagi kami. Kami sudah mendiskusikan adanya kebutuhan untuk mengadaptasi regulasi agar pembelajaran tetap berjalan," kata Nur Syarifah dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Nur memaparkan pihaknya tengah memproses bantuan bagi 5.000 mahasiswa terdampak bencana, serta mempertimbangkan dukungan bagi perguruan tinggi swasta untuk mendukung perbaikan sarana pembelajaran dan ruang laboratorium.
Sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan pendidikan, diserahkan bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah yang terdampak bencana, sehingga mereka dapat tetap melanjutkan perkuliahan di tengah kondisi pascabencana.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menegaskan pihaknya ingin memastikan hak mahasiswa atas pendidikan tetap terlindungi dalam kondisi darurat.
"Kami ingin memastikan bahwa dalam situasi darurat sekalipun, hak mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan tetap harus dijamin dan tidak boleh putus sekolah. Pentingnya percepatan data mahasiswa terdampak yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi agar kebijakan dan dukungan dapat diberikan secara tepat," ujar Esti.
Esti menyebut Komisi X DPR RI juga menyoroti perlunya gotong royong antarpemangku kepentingan untuk menjaga mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan, termasuk melalui skema keringanan atau pembebasan biaya pendidikan bagi mahasiswa terdampak.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menyiapkan bantuan beasiswa selama satu semester bagi mahasiswa yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Brian mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan mahasiswa terdampak bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) dan para rektor perguruan tinggi di wilayah bencana.
"Kita akan memberikan beasiswa untuk kali pertama ini kita berikan satu semester untuk mengurangi beban mereka. Jadi tahap pertama, kemarin data sudah ada sekitar 4.000-5.000 yang terdampak, itu akan kita berikan beasiswa," ucap Menteri Brian (28/8).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah pastikan jamin keberlanjutan pendidikan pascagempa NTT
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.