Pemerintahan Prabowo-Gibran dukung penuh panjat tebing Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan selama dua tahun, Pemerintahan Prabowo-Gibran selalu mendukung pengembangan panjat tebing nasional, termasuk pembinaan jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
"Sejak awal kami sudah sampaikan, siapapun rezim yang sedang memimpin pemerintahan, tidak ada satu alasan pun untuk tidak mendukung olahraga panjat tebing guna lebih berkembang dan lebih berprestasi," kata Wahyu saat dihubungi dari Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan, dukungan Pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan program pembinaan atlet panjat tebing di Tanah Air, sehingga bisa terus berprestasi serta mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah dunia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, dukungan kepada Desak Made Rita Kusuma Dewi dkk selalu berjalan selama dua tahun pemerintahan saat ini, meski sempat terkendala masalah efisiensi anggaran terkait kebutuhan untuk program pembinaan pada awal tahun 2026.
Dia menyatakan kondisi tersebut tidak berlangsung lama karena dukungan pendanaan untuk program pembinaan kembali berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah direncanakan PP FPTI.
Baca juga: Medali emas bukti Desak Rita pantang terpuruk dan jaga konsistensi
Sekum itu menyebut salah satu bentuk dukungan terlihat dari kembali pendanaan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang yang disiapkan untuk menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028.
Pendanaan untuk program tersebut kembali berjalan secara semestinya sejak pertengahan Agustus 2026, sehingga federasi dapat melanjutkan program pembinaan secara optimal.
Program pelatnas jangka panjang tersebut menjadi bagian dari strategi FPTI dalam mempersiapkan atlet agar memiliki waktu pembinaan yang cukup, sebelum menghadapi rangkaian kualifikasi pada 2027 guna merebut tiket ke Olimpiade 2028.
Selain mengejar prestasi di Olimpiade, pembinaan jangka panjang juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan regenerasi atlet serta meningkatkan daya saing Indonesia pada kompetisi internasional.
Pria yang kerap disapa Pristiawan itu menambahkan, sebelumnya FPTI telah menyampaikan komitmen untuk menjalankan program pembinaan multiyear setelah Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sebagai bagian dari persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
FPTI juga menargetkan Indonesia dapat meraih dua medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui nomor speed dan lead.
Baca juga: Veddriq Leonardo sebut persaingan speed Asia semakin merata
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.