Pemkab Agam latih 112 pencari kerja tingkatkan keterampilan
Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memberikan pelatihan kepada 112 orang pencari kerja dalam meningkatkan keterampilan agar mereka bisa bersaing saat mencari pekerjaan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan (Disperindag-Naker) Agam Budi Perwira Negara di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan ke 112 orang itu mengikuti tujuh paket pelatihan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Agam.
"Masing-masing paket pelatihan sebanyak 16 orang. Paket pelatihan itu berasal dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Pemkab Agam," katanya didampingi Kepala UPTD BLK Agam Haris Priadi.
Ia mengatakan tujuh paket pelatihan tersebut berupa tata rias satu paket, Bahasa Jepang satu paket, pembuatan kue dua paket, servis sepeda motor kompensional satu paket, las 3G satu paket, practical japanese satu paket.
Saat ini, tambahnya pelatihan sudah selesai lima paket berupa pembuatan kue, Bahasa Jepang, servis sepeda motor kompensional, las 3G dan practical japanese.
"Paket masih jalan pembuatan kue dan tata rias. Dalam waktu dekat, pelatihan sudah selesai," katanya.
Ia menambahkan UPTD BLK Agam juga sedang merekrutmen peserta untuk pelatihan tata rias satu paket dan las 3F satu paket.
Syarat mengikuti pelatihan harus melengkapi KTP, ijazah terakhir dan bisa baca tulis.
"Setelah terpilih, pelatihan dilaksanakan di BLK dengan peserta ada diinapkan dan ada tidak," katanya.
Ia mengakui dalam waktu dekat juga merekrutmen untuk pelatihan tata rias satu paket, service sepeda motor injeksi satu paket, barista satu paket dan digital marketing satu paket.
Pada tahun ini, sebanyak 13 paket pelatihan yang bakal diadakan yang bersumber dari Kemnaker 11 paket dan Pemkab Agam dua paket.
Pelatihan tersebut untuk meningkatkan keterampilan masyarakat mencari kerja dengan harapan bisa bersaing di dunia usah dan industri.
"Mereka telah dibekali, mendapatkan sertifikat, difasilitas pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan halal. Mereka yang telah selesai mengikuti pelatihan, ada yang sudah membuka usaha," katanya.