Pemkab Barito Utara tingkatkan kapasitas Tiara Batara
Pemkab Barito Utara tingkatkan kapasitas Tiara Batara
Senin, 14 September 2026 20:04 WIB
Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda memberikan keterangan kepada media usai menghadiri rapat paripurna DPRD, di gedung DPRD setempat, Muara Teweh, Senin (14/9/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi
Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menyampaikan sejumlah rencana pembenahan fasilitas publik dan percepatan pembangunan infrastruktur di daerah setempat, salah satunya peningkatan kapasitas Arena Tiara Batara Muara Teweh, khususnya pada area VIP dan VVIP.
“Dari sisi kapasitas untuk VIP dan VVIP memang masih kurang. Makanya hari ini yang pertama kita lakukan adalah menambah kursinya. Trap ini kita tambah lagi sampai ke belakang,” ujar Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis usai menghadiri rapat paripurna DPRD Barito Utara di Muara Teweh, Senin.
Menurut dia, kapasitas tempat duduk pada area tersebut dinilai masih kurang sehingga akan dilakukan penambahan trap hingga ke bagian belakang.
Konsekuensi dari penambahan trap tersebut, kata Bupati, adalah peninggian atap pada bagian VIP dan VVIP sekitar dua meter. Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan pembenahan sistem tata suara untuk mengatasi persoalan feedback yang selama ini terjadi di dalam gedung.
"Kondisi ini disebabkan adanya dinding di bagian belakang yang membuat suara memantul. Ke depan, bagian tersebut akan menggunakan jaring sehingga suara dapat langsung diteruskan ke belakang dan mengurangi pantulan," kata Shalahuddin.
Bupati menambahkan, pembenahan juga akan dilakukan terhadap fasilitas toilet atau WC di areal Arena Tiara Batara. Sistem pengambilan air akan diperbaiki agar setiap toilet memiliki titik pengambilan air yang lebih baik. Desain toilet juga akan dibuat lebih modern dengan mengadopsi konsep fasilitas toilet di sejumlah bandara.
“Toilet di areal Tiara Batara juga kita perbaiki. Kita ingin fasilitasnya lebih modern. Seperti toilet yang ada di bandara, itu yang akan kita jadikan contoh,” katanya.
Selain Tiara Batara, Shalahuddin mengatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan perencanaan pembangunan kawasan baru di lokasi bandara lama. Kawasan tersebut nantinya direncanakan memiliki stadion terbuka serta gedung pertemuan dengan kapasitas sekitar dua kali lebih besar dibandingkan Tiara Batara.
Namun, rencana tersebut masih dalam tahap desain dan belum menjadi target pembangunan dalam waktu dekat.
“Yang tertutup nanti kita bikin gedung besar di bandara lama. Sekarang masih dalam perencanaan, kita desain dulu,” jelasnya.
Di bidang infrastruktur, Bupati Shalahuddin menyampaikan pemerintah daerah saat ini fokus menyelesaikan sejumlah jembatan yang menjadi jalur penting masyarakat. Ia menyebut akses Tumpung Laung menuju Palangka Raya nantinya dapat ditempuh sekitar empat jam, sementara dari Lemo sekitar empat setengah jam.
Untuk konektivitas wilayah lainnya, pemerintah juga mendorong penyelesaian akses dari Lahei menuju Lahei Barat hingga kawasan Desa Benao.
“Kita selesaikan hari ini tiga buah jembatan yang sekarang sudah ramai. Kita ingin akses masyarakat semakin terbuka dan waktu tempuh semakin cepat,” ungkapnya.
Bupati Shalahuddin berharap persoalan air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi.
“Insyaallah 2027, yang hari ini masyarakat masih teriak soal air bersih, tidak lagi. Air bersih harus aman,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah daerah terus melakukan rehabilitasi rumah sakit agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Sementara di bidang pendidikan, program SIP Pintar juga akan terus dilanjutkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.