Pemkab Kubu Raya lepas peserta kompetisi Barongsai ke Malaysia - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat melepas atlet yang tergabung pada Persatuan Barongsai Sentosa untuk berlaga pada Sarawak Open International Dragon and Lion Dance Cup 2026 di Kuching, Malaysia, dengan target meningkatkan prestasi tahun lalu.
"Saya hadir untuk memberikan semangat kepada teman-teman Persatuan Barongsai Sentosa. Mereka ini merupakan perwakilan dari Kabupaten Kubu Raya yang Insya Allah akan menuju Kuching untuk bertanding," kata Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto saat melepas atlet di Vihara Tri Dharma Hiang Thian Siang Tie, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat.
Dia mengatakan keikutsertaan tim barongsai tersebut menjadi kesempatan membawa nama baik Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, dan Indonesia di ajang internasional.
Ia berharap seluruh atlet tampil percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti Sarawak Open International Dragon and Lion Dance Cup (SOIDLDC) 2026.
Menurut Sukiryanto, pengalaman bertanding di tingkat internasional menjadi modal penting bagi para atlet untuk terus meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat eksistensi seni barongsai dari Kubu Raya.
Ia mengungkapkan Persatuan Barongsai Sentosa Kubu Raya berhasil meraih juara ketiga pada ajang yang sama pada 2025 sehingga pemerintah daerah optimistis prestasi tersebut dapat ditingkatkan pada tahun ini.
"Persatuan Barongsai Kabupaten Kubu Raya Sentosa ini pernah mendapatkan juara ketiga pada tahun 2025. Mudah-mudahan di keikutsertaan kali ini prestasinya bisa lebih baik lagi," katanya.
Pemkab Kubu Raya, lanjut dia, akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet dan pelestarian seni budaya yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasasional.
"Keikutsertaan Persatuan Barongsai Sentosa pada SOIDLDC 2026 juga diharapkan semakin memperkuat hubungan budaya dan persahabatan antara Indonesia dan Malaysia melalui olahraga dan seni pertunjukan tradisional," tuturnya.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.