Pemkab Kubu Raya rancang konsep tepi perairan di Pasar Sungai Gorah - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak, Kalbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, berencana menata kawasan Pasar Sungai Gorah, Kecamatan Teluk Pakedai, menjadi ruang publik dengan konsep tepi perairan (waterfront) untuk memperkuat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
"Sekarang, kami sudah tiba di pasar dan kita mengecek turap. Ini turap sudah nggak panjang lagi, insya Allah di (anggaran) perubahan sudah kita anggarkan," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo di Sungai Raya, Kalbar, Rabu.
Sujiwo mengatakan rencana tersebut akan diawali dengan melanjutkan pembangunan turap yang berfungsi melindungi kawasan usaha masyarakat dari ancaman abrasi.
Menurut dia, pembangunan turap ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026 dan kemudian dilanjutkan dengan penataan kawasan secara bertahap.
Sujiwo mengatakan konsep waterfront nantinya dapat dilengkapi fasilitas sederhana seperti tempat duduk, sehingga kawasan tidak hanya berfungsi sebagai area perdagangan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersantai.
"Kita berharap ini kalau memang jadi seperti waterfront, bisa kasih kursi untuk duduk-duduk," katanya.
Penataan kawasan dinilai penting karena lokasi pasar bersinggungan langsung dengan aktivitas usaha masyarakat.
Abrasi yang terjadi di tepian kawasan berpotensi menggerus area yang selama ini dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi.
"Kalau enggak segera kita turap, dia akan 'makan' ini. Ini tempat usaha masyarakat," kata Sujiwo.
Ia menilai pembangunan waterfront membutuhkan keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha. Partisipasi tersebut, menurut dia, mulai terlihat dari pemasangan lampu secara swadaya oleh pemilik ruko di sekitar kawasan.
"Memang mesti partisipasi. Lampu-lampu di sana sudah dipasang. Jadi hidup," ujarnya.
Sujiwo juga meminta pemerintah kecamatan menambah penerangan di jembatan agar kawasan yang nantinya ditata sebagai ruang publik tersebut lebih aman dan nyaman pada malam hari.
Ia mengatakan penataan Pasar Sungai Gorah menjadi bagian dari upaya mengubah wajah Kecamatan Teluk Pakedai yang selama ini tertinggal dari sisi pembangunan.
"Kecamatan Teluk Pakedai ini seperti kecamatan yang tertinggal. Sekarang di kepemimpinan saya dengan Pak Sukiryanto, kita akan ubah wajahnya secara perlahan,” katanya.
Sujiwo berharap camat, kepala desa, dan pelaku usaha dapat berkolaborasi, sehingga pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan berjalan beriringan.
"Insya Allah turapnya kita tuntaskan tahun ini," katanya.
Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.