peezycoineth.vip

Pemkab Kuningan memfokuskan pendinginan titik api di TPSA Ciniru - ANTARA News Jawa Barat

2026-08-19 10:47

Kuningan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memfokuskan penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPSA) Ciniru pada pemadaman dan pendinginan sejumlah titik api.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan pendinginan dilakukan pada titik api di sisi selatan, utara, dan timur kawasan TPSA.

"Pemadaman api dan pendinginan oleh tim gabungan dibagi di beberapa titik api yang masih menyala di sebelah selatan, utara, dan timur," kata Indra saat dikonfirmasi di Kuningan, Rabu.

Menurut dia, penanganan dilakukan untuk mengurangi titik panas dan kepulan asap yang masih muncul setelah api berhasil ditekan di sejumlah bagian kawasan TPSA.

Tim gabungan juga memadamkan api yang sempat merembet dari kawasan TPSA menuju kebun bambu milik warga, untuk mencegah meluasnya kebakaran.

"Titip api mulai berkurang, proses pendinginan sedang dilakukan," ujarnya.

Untuk menentukan langkah pemadaman berikutnya, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Cirebon untuk memperoleh citra menggunakan drone thermal.

Indra mengatakan hasil citra tersebut digunakan sebagai acuan, untuk memetakan titik panas dan menyusun rencana operasi pemadaman berikutnya.

Selain pemadaman, BPBD Kabupaten Kuningan membuka dapur umum lapangan serta layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan logistik dan kesehatan personel selama penanganan.

“Penanganan kebakaran didukung kendaraan pemadam, sejumlah tangki air, dua unit ekskavator, serta empat alat pemadam sprinkler tripod dari BPBD Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan luas area yang terdampak kebakaran mencapai hampir lima hektare dan penanganan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.

Ia menyebut sebaran titik api mengalami penurunan cukup signifikan, setelah tim gabungan melakukan pemadaman secara intensif di sejumlah bagian TPSA.

Menurut Dian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memberikan bantuan berupa water supply yang dibutuhkan untuk mendukung proses pemadaman di lokasi.

"Untuk beberapa hari ke depan, dibutuhkan penanganan ekstra karena kebakaran di TPSA memiliki karakteristik tersendiri karena banyak plastik yang sulit dipadamkan," ujarnya.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.