peezycoineth.vip

Pemkab Kutai Timur pacu diversifikasi ekonomi geser sektor ekstraktif - ANTARA News Kalimantan Timur

2026-09-27 06:00

Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur mempercepat diversifikasi ekonomi guna mengurangi ketergantungan sektor ekstraktif, dengan memperkuat peran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif sebagai penopang baru pertumbuhan.

"Batu bara dan migas tidak dapat terus memberikan kesejahteraan dan pemerataan sepenuhnya kepada masyarakat, terlebih suatu saat akan habis, sehingga pemda harus terus mendorong sektor ekonomi kreatif dan UMKM," ujar Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Sangatta, Ahad.

Ia menjelaskan bahwa struktur produk domestik regional bruto (PDRB) Kutim menunjukkan pergeseran positif dalam beberapa tahun terakhir, seperti pada 2023 sektor nonekstraktif hanya menyumbang PDRB 10–15 persen, namun pada 2025 yang dirilis tahun 2026 mencatat kontribusinya meningkat signifikan hingga mencapai 30 persen.

Sektor UMKM, industri rumah tangga, pariwisata, serta perhotelan menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan. Ini berarti sektor ekstraktif seperti tambang batu bara dan migas mulai tergeser.

Guna makin menguatkan sektor nonekstraktif, maka saat Lokakarya Pengembangan Bisnis di Sangatta pada Sabtu (26/9), bupati minta dinas terkait proaktif mendampingi dan menyalurkan bantuan modal bagi pelaku usaha yang berpotensi berkembang.

Selain itu, penerapan teknologi pada sektor pertanian dan peternakan juga perlu terus dikembangkan, karena dari sistem ini, keterbatasan lahan dapat diatasi melalui konsep pertanian terintegrasi dan hidroponik.

Ardiansyah juga menyambut baik peran kelompok Tangan Di Atas (TDA) Sangatta yang menjadi wadah pembinaan wirausaha muda. Diharapkan lokakarya gelaran bersama pemda dan TDA tersebut mampu melahirkan banyak wirausahawan baru di Kutim.

Sementara itu Ketua TDA Sangatta periode 2026–2029, Nanin menyatakan bahwa pihaknya akan menyelaraskan program kepengurusan dengan arah kebijakan daerah maupun nasional, sebagai bentuk dukungan program diversifikasi ekonomi.

"Prioritas mencakup regenerasi anggota, peningkatan kapasitas bisnis, pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi TDA Passport untuk tata kelola keanggotaan dan usaha. Salah satu agenda unggulan yang disiapkan adalah Pasar Wirausaha, termasuk pendampingan berkelanjutan agar produk lokal berhasil menembus pasar lebih luas," katanya.

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.