peezycoineth.vip

Pemkab Lampung Timur berikan pendampingan siswi SD korban perundungan

2026-07-18 14:55

Pemkab Lampung Timur berikan pendampingan siswi SD korban perundungan

Sabtu, 18 Juli 2026 21:55 WIB

Image Print

Sekda Pemda Lampung Timur, Rustam Efendi, dan jajaran, serta Pendamping Sosial Profesional PPA Lampung Timur mengunjungi keluarga korban perundungan di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Sabtu. (18/7/26). ANTARA/HO-Edi Arsadad.

Bullying bukan perilaku yang bisa ditoleransi. Mari kita didik anak-anak untuk saling menghormati, saling mengasihi, saling mengasah, dan saling mengasuh demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang mereka...

Lampung Timur (ANTARA) - Pekerja Sosial Profesional UPTD Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Edi Arsadad mengatakan siswi salah satu SD di Kecamatan Melinting yang menjadi korban perundungan sejumlah teman sekolahnya telah mendapat perhatian pemerintah daerah.

"Perhatian yang diberikan pemerintah daerah mulai dari pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikologis, dan pembinaan," ujar Edi saat dihubungi di Lampung Timur, Sabtu (18/7/26).

Edi mengungkapkan hal itu setelah turut mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Rustam Effendi bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya mengunjungi kediaman keluarga korban, dan keluarga anak-anak yang melakukan perundungan di wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai pada Sabtu (18/7/2026) siang.

Edi menyatakan, pemerintah Daerah Lampung Timur melakukan pula upaya pembinaan kepada keluarga, serta anak-anak yang terkait melakukan perbuatan perundungan.

"Karena baik korban dan pelaku yang melakukan bully masih anak-anak, masih siswa SD," ujarnya.

Terpisah, melalui rilis, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda Lampung Timur Rustam Efendi mengatakan, Pemerintah Derah Lampung Timur akan memperkuat upaya pencegahan melalui koordinasi dengan sekolah, orang tua, serta berbagai pihak terkait.

Langkah tersebut diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan ramah anak.

Rustam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peristiwa itu sebagai pengingat pentingnya membangun budaya saling menghormati sejak usia dini.

"Bullying bukan perilaku yang bisa ditoleransi. Mari kita didik anak-anak untuk saling menghormati, saling mengasihi, saling mengasah, dan saling mengasuh demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang mereka," ujar Rustam.

Sebelumnya diwartakan beberapa hari lalu, viral peristiwa perundungan yang menimpa seorang siswi SD di wilayah Kecamatan Melinting, Lampung Timur. Bocah SD itu mendapat perundungan dari sejumlah temannya.

Kejadian perundungan terjadi di luar lingkungan sekolah mereka, sewaktu mereka pulang sekolah.

Dari peristiwa itu, korban dikabarkan mengalami luka, hingga trauma psikis.

Baik korban dan sejumlah anak yang melakukan perundungan berdomisili di wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Pewarta : Muklasin
Editor: Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.