Pemkab Natuna pantau perkembangan ekonomi warga tiap bulan
Pemkab Natuna pantau perkembangan ekonomi warga tiap bulan
Kamis, 3 September 2026 07:09 WIB
Bupati Natuna Cen Sui Lan. ANTARA/Muhamad Nurman
Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat setiap bulan.
Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Rabu, mengatakan pemantauan untuk memperoleh gambaran terbaru mengenai kondisi masyarakat, terutama terkait perubahan tingkat kesejahteraan dan kondisi sosial ekonomi warga.
Pemantauan, kata dia, dilakukan oleh pemerintah desa dan kelurahan di masing-masing wilayah karena aparat setempat paling dekat dengan masyarakat dan lebih mengetahui perubahan kondisi sosial ekonomi warga.
"Sebulan sekali melalui desa dan kelurahan melihat perkembangan kondisi warga," ucapnya.
Menurut dia, hasil pemantauan selanjutnya diverifikasi dan divalidasi (verval), sebelum dimasukkan ke dalam Portal Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pembaruan data pada portal tersebut dilakukan setiap tiga bulan sesuai mekanisme pemutakhiran yang berlaku.
Menurut dia, hasil pemantauan di tingkat desa dan kelurahan dapat menjadi bagian penting dalam melihat dinamika kondisi masyarakat sebelum dilakukan pembaruan data secara berkala pada portal DTSEN.
Cen Sui Lan menerangkan bahwa pemutakhiran data diperlukan untuk memastikan DTSEN mencerminkan kondisi masyarakat secara akurat, karena menjadi acuan pemerintah dalam menentukan berbagai program sosial ekonomi agar tepat sasaran.
Menurut dia, pada Rabu pagi, aparat desa seluruh se-Kabupaten Natuna diberikan pemahaman oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tentang DTSEN.
"Perubahan DTSEN dilakukan tiga bulan sekali dan alhamdulillah kita disini tidak ada masalah karena semua bergerak dengan optimal," katanya.
Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai pihak turut mendukung akurasi DTSEN di Natuna. Hal itu tercermin dari jumlah penerima bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Pemkab Natuna mencatat sebanyak 9.054 keluarga menerima bantuan tersebut, bertambah 1.733 keluarga dibandingkan periode sebelumnya yang berjumlah 7.321 keluarga.
"Penambahan ini bukan berarti ada penambahan jumlah masyarakat kurang mampu, akan tetapi menunjukkan data yang lebih baik, jadi tidak ada lagi yang membutuhkan tidak mendapatkan bantuan," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.