peezycoineth.vip

Pemkab Pasaman Barat bentuk tiga brigade pangan upaya tingkatkan produksi pangan

2026-07-22 10:27

Pemkab Pasaman Barat bentuk tiga brigade pangan upaya tingkatkan produksi pangan

Rabu, 22 Juli 2026 17:27 WIB

Image Print

Brigade Pangan Rapatul Milenial di Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat saat menggunakan teknologi dan alat mesin pertanian (alsintan) beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-DTPH. (Upaya peningkatan produksi pertanian)

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah membentuk tiga unit brigade pangan dalam upaya mendukung peningkatan produksi pangan melalui pengelolaan lahan pertanian dengan penggunaan teknologi dan alat mesin pertanian (alsintan).

"Tiga brigade pangan yang telah dibentuk adalah Brigade Pangan Rapatul Milenial, Brigade Pangan Paski Jaya dan Brigade Pangan Tuah Talamau," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat Afdal di Simpang Empat, Rabu.

Menurutnya brigade pangan adalah kelompok atau tim yang dibentuk untuk mendukung peningkatan produksi pangan.

Beberapa tugas brigade pangan antara lain mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian, terutama sawah, mengoperasikan alat dan mesin pertanian modern seperti traktor, rice transplanter, dan combine harvester.

Lalu membantu petani meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, mendukung program swasembada pangan nasional.

Dia mengatakan brigade pangan terdiri dari sejumlah pemuda atau petani yang diberi pelatihan khusus dan didukung dengan peralatan pertanian modern.

"Kita berharap dengan adanya brigade pangan dapat memberikan sumbangsih baik berupa tenaga, pikiran dan ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam mendukung asta cita Presiden Prabowo Subianto," ujar dia.

Dia mengharapkan dengan adanya brigade pangan maka akan menjadi

wadah bagi anak muda untuk terjun di bidang pertanian sebagai regenerasi petani dan penggunaan teknologi modern mampu meningkatkan produktivitas.

Kemudian juga mendukung swasembada dan ketahanan pangan serta mampu menekan biaya dan efisiensi waktu.

"Upaya terus kita lakukan untuk mencapai target produksi 85.588 ton selama 2026," ujar dia.

Daerah sentra padi di Pasaman Barat terletak di Kecamatan Talamau, Kinali, Ranah Batahan dan Gunung Tuleh.