peezycoineth.vip

Pemkab Pasaman Barat dorong penguatan keterampilan pencari kerja melalui pelatihan di BLK

2026-07-23 12:59

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mendorong penguatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2026 yang digelar UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) daerah setempat bagi para pencari kerja.

Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Kamis, mengatakan program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing masyarakat sekaligus membantu menekan angka pengangguran terbuka di daerah.

Menurutnya pelatihan mencakup tiga kejuruan, yakni practical office advance (POA) atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK), service sepeda motor sistem injeksi atau teknik otomotif, serta pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana atau teknik listrik.

Dia mengapresiasi UPTD BLK Pasaman Barat yang terus berupaya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dia menyebutkan pelatihan berbasis kompetensi menjadi salah satu langkah penting untuk mempersiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

“Kita berharap adik-adik mengikuti pelatihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga sikap dan etika kerja yang baik," ujar dia.

Dia mengatakan sertifikat yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja, meningkatkan daya saing, bahkan menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

Dia menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran terbuka di Pasaman Barat berada pada angka 5,95 persen.

Oleh karena itu, ia meminta para peserta memanfaatkan pelatihan secara optimal dan berpesan kepada para instruktur agar membimbing serta menjaga peserta selama mengikuti pelatihan.

Kepala UPTD BLK Pasaman Barat Agus Salim, menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan membekali pencari kerja dengan kompetensi yang teruji, tersertifikasi, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

“Untuk Batch II, dari 60 pendaftar, sebanyak 43 orang dinyatakan diterima. Sedangkan Batch III, dari 46 pendaftar, sebanyak 37 orang dinyatakan diterima,” jelasnya.

Pelatihan Batch II berlangsung pada 22–24 Juli 2026, sedangkan Batch III dijadwalkan pada 27 Juli hingga 31 Agustus 2026.