peezycoineth.vip

Pemkab Rejang Lebong ajak perbankan dukung penguatan UMKM kopi - ANTARA News Bengkulu

2026-08-11 15:18

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengajak pihak perbankan yang ada di wilayah ini untuk berkolaborasi dalam mendukung penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang bergerak di sektor pengolahan kopi.

"Mayoritas penduduk Rejang Lebong adalah petani kopi dan banyak UMKM bergerak dalam pengolahan kopi. Kami mengajak perbankan, khususnya Bank Himbara, untuk membantu pengembangan sektor ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja saat menerima audiensi jajaran PT BNI Cabang Curup, di Pemkab Rejang Lebong, Selasa.

Dia menjelaskan, Pemkab Rejang Lebong saat ini memerlukan sinergi dengan sektor perbankan untuk memperkuat berbagai program pembangunan ekonomi dan sosial. Salah satu program sosial yang tengah disiapkan adalah penyaluran bantuan kepada 1.200 anak yatim yang nantinya akan melibatkan perbankan.

Selain itu, dirinya berharap perbankan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pelaku UMKM melalui kemudahan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR).

Region Area Head 2 BNI Area Bengkulu-Sumatera Selatan Herry Juhaeri menyatakan kesiapan BNI untuk memperkuat peran dan dukungannya terhadap pembangunan daerah di Rejang Lebong.

Herry menyebutkan mereka siap menghadirkan layanan operasional perbankan, payment gateway, hingga pembiayaan modal usaha bagi pelaku UMKM lokal. Selain itu, BNI juga menawarkan kerja sama pengelolaan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), operasional PDAM, serta layanan rumah sakit daerah.

Secara khusus, pihaknya memberikan perhatian pada penguatan ekosistem komoditas kopi Rejang Lebong dari hulu ke hilir, agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

"Kami ingin membantu meningkatkan ekosistem kopi di Rejang Lebong agar lebih mendunia, baik melalui pelatihan-pelatihan maupun dukungan pembiayaan bagi para pelaku usaha di sektor tersebut," kata Herry.

Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.