peezycoineth.vip

Pemkab Sigi libatkan perempuan-kelompok milenial kembangkan budi daya kakao

2026-08-30 03:24

Pemkab Sigi libatkan perempuan-kelompok milenial kembangkan budi daya kakao

Minggu, 30 Agustus 2026 10:24 WIB

Image Print

Warga di Desa Kapiroe, Kecamatan Palolo saat melakukan penyambungan tunas bibit kakao sebelum dilakukan penanaman di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), menilai keterlibatan kaum perempuan dan generasi milenial menjadi kunci efektivitas program pengembangan budi daya kakao berkelanjutan di daerah tersebut.

"Hasil evaluasi beberapa pelatihan yang dilakukan Badan Kerja Sama Internasional Jerman (GIZ) bahwa pendampingan budi daya kakao jauh lebih efektif saat melibatkan ibu-ibu dan kelompok pemuda milenial," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi Afit Lamakarate di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi, Minggu.

Ia mengemukakan program yang dijalankan GIZ di Kecamatan Palolo adalah dengan menerapkan skema lead farmer atau petani percontohan.

"Jadi petani-petani yang sudah dilatih akan bertugas ke desa-desa untuk memberikan dan membagikan pengetahuan teknis kepada kelompok tani setempat," ucapnya.

Ia menuturkan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani untuk meningkatkan produktivitas kakao.

Menurut dia, inovasi lainnya terkait skema asuransi perubahan iklim dapat memberikan perlindungan finansial bagi para petani kakao dari ancaman cuaca ekstrem seperti saat ini.

"Tentunya asuransi perubahan iklim ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendapatan petani saat menghadapi dampak dinamika iklim global," sebutnya.

Diketahui tanaman kakao masih menjadi primadona perkebunan masyarakat khususnya di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi.

"Kondisi harga saat ini mencapai Rp94.500 per kilogram," ucap Afit.

Diketahui tanaman kakao di Sigi tersebar di sejumlah kecamatan seperti Palolo, Nokilalaki, Dolo, Dolo Selatan, Kulawi, Kulawi Selatan dan Lindu.

Sementara luas lahan kakao di Sigi mencapai 27.885 hektare dan sekitar 30 hingga 50 persen adalah tanaman tua.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026