Pemkab Simeulue jadikan CFD jadi pusat pasar produk UMKM - ANTARA News Aceh
Simeulue (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue menjadikan lokasi hari tanpa kendaraan atau car free day (CFD) sebagai pusat pemasaran produk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh tersebut.
Bupati Simeulue Muhammad Nasrun Mikaris di Simeulue, Senin, mengatakan lokasi CFD yang mulai digelar pekan lalu akan dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali.
"CFD, selain menjadi ruang olahraga masyarakat, juga menjadi pusat pemasaran produk-produk UMKM. Kami berharap kehadiran CFD ini mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Simeulue," katanya.
Lokasi CFD tersebut berada di jalan jalur dua Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, tepatnya di jalan seputaran Kantor Bupati Simeulue.
Pemkab Simeulue melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM serta sejumlah dinas lainnya berhasil menarik 2.000-an pengunjung pada Minggu (23/8), waktu pertama pelaksanaan hari tanpa kendaraan bermotor tersebut.
Selain pengunjung, puluhan tenda UMKM berjejer rapi sepanjang jalur CFD, menjual berbagai produk mulai dari kuliner khas daerah, jajanan lokal, hingga kerajinan tangan.
Baca: Permodalan jadi tantangan pengembangan UMKM di Pulau Simeulue
"Kami berharap kegiatan CFD ini bisa memajukan berbagai sektor baik itu ekonomi, budaya, kerajinan maupun olah raga bagi masyarakat Kabupaten Simeulue," kata Muhammad Nasrun Mikaris.
Menurut dia, CFD ini merupakan Pemkab Simeulue untuk memajukan perekonomian masyarakat, baik itu budaya, kuliner, maupun usaha kerajinan lainnya.
CFD, kata dia, menjadi strategi untuk menghidupkan ekonomi rakyat. Data Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Simeulue menunjukkan pelaku UMKM yang ikut CFD mengalami peningkatan pendapatan.
Selain menggerakkan ekonomi, CFD juga jadi ruang interaksi sosial. Ada senam bersama, pertunjukan musik akustik, dan pojok literasi. Kombinasi gaya hidup sehat dan ekonomi kreatif ini membuat CFD Simeulue ramai dikunjungi masyarakat.
"Pemkab menargetkan CFD ke depan akan ditambah dengan pasar kreatif UMKM dan pelatihan pemasaran digital agar produk-produk UMKM tidak hanya dikenal di Pulau Simeulue, tetapi di luar daerah," kata Muhammad Nasrun Mikaris.
Citra, pelaku UMKM yang membuka usaha berdekatan dengan kegiatan CFD menuturkan, sebelumnya dagangan sepi pembeli. Namun, saat ada CFD, omzetnya naik beberapa kali lipat.
"Kami berharap pelaksanaan CFD berkelanjutan. Selain baik untuk kesehatan karena bebas polusi udara, juga berdampak bagi peningkatan perekonomian masyarakat di Simeulue," kata Citra.
Baca: Penyuluh agama dorong UMKM di Simeulue urus sertifikat halal
Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.