Pemko Tanjungpinang gelar pasar murah daging ayam
Pemko Tanjungpinang gelar pasar murah daging ayam
Minggu, 27 September 2026 17:16 WIB
Warga belanja pasar murah daging ayam di Gedung Tengku Mandak, Bintan Centre, Kota Tanjungpinang, Kepri, Minggu (27/9/2026). ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bekerja sama dengan Asosiasi Peternak Unggas Bintan (APUB) menggelar operasi pasar murah khusus daging ayam guna menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga ayam di pasaran.
Operasi pasar yang digelar di Gedung Tengku Mandak, Bintan Centre, Minggu, menjual daging ayam potong seharga Rp35 ribu per kilogram.
"Harga ini lebih rendah sekitar Rp7 ribu hingga Rp9 ribu dibandingkan harga ayam potong yang dijual di sejumlah pasar, yaitu di kisaran Rp42-44 ribu per kilogram," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang Riany.
Menurut Riany, pasar murah ini memberikan pilihan harga daging ayam yang lebih murah kepada masyarakat dibanding harga pasaran. Bahkan selisihnya bisa mencapai belasan ribu rupiah bagi yang membeli daging ayam dua kilogram.
Riany mengajak masyarakat memanfaatkan operasi pasar murah yang berlangsung hingga Senin (28/9) guna membantu masyarakat mendapatkan daging ayam dengan harga terjangkau.
"Satu orang hanya bisa membeli dua kilogram. Jangan lupa bawa kantong belanja sendiri saat datang ke lokasi," ujar Riany.
Riany menambahkan saat ini kebutuhan ayam di Tanjungpinang dipasok dari Kabupaten Bintan, namun pasokan ayam yang diterima pedagang di pasaran, jumlahnya masih terbatas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kata dia, harga ayam hidup di tingkat peternak sudah mulai turun.
"Akan tetapi, penurunan itu belum sepenuhnya ikut menurunkan harga yang dibayar masyarakat saat membeli ayam di pasar," jelasnya.
Sementara, Wakil Ketua APUB James mengatakan pihaknya menyiapkan 500 kilogram daging ayam potong pada operasi pasar murah tersebut.
"Seluruhnya habis terjual karena tingginya permintaan masyarakat," kata James.
Salah seorang ibu rumah tangga Erna Susanti mengapresiasi operasi pasar murah daging ayam di tengah kondisi keterbatasan ekonomi. Ia merogoh kocek Rp75 ribu untuk membeli dua kilogram ayam potong.
"Kalau beli di pasar, dua kilogram sekitar Rp88 ribu. Sudah hemat Rp13 ribu, bisa digunakan untuk keperluan lainnya," kata Erna.
Ibu dua anak itu berharap operasi pasar murah dapat digelar rutin guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Pewarta : OGN
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.