Pemkot Bogor bantu masyarakat terdampak PHK bangkit lewat UMKM Pasar Jambu Dua - ANTARA News Megapolitan
Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, membantu masyarakat terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali memperoleh penghasilan dengan merintis usaha kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Bogor, Senin, mengatakan sentra kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua menjadi salah satu ruang bagi masyarakat yang ingin bangkit setelah kehilangan pekerjaan maupun pelaku usaha yang baru merintis bisnis.
"Pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) ini salah satunya ada yang mengalami PHK. Melihat peluang di Pasar Jambu Dua, daya juangnya kembali bangkit," kata Dedie.
Oleh sebab itu, Pemkot Bogor bersama investor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menyediakan sentra kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua sekaligus memberikan skema insentif bagi pelaku usaha.
Dedie mengatakan dukungan tersebut ditujukan terutama kepada pelaku usaha rintisan yang memiliki keterbatasan modal sehingga dapat memulai usaha dengan risiko yang lebih kecil.
"Untuk berkembang dan maju, modal yang terbatas itu harus dibarengi dengan risiko yang kecil. Makanya, kita bantu dengan insentif," ujar Dedie.
Dia pun menilai keberadaan fasilitas tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat yang memiliki kemauan untuk kembali produktif setelah menghadapi persoalan ekonomi.
Pasar Bersih Jambu Dua merupakan hasil transformasi Pasar Induk Jambu Dua yang kini tidak hanya menjadi pusat perdagangan bahan pangan, tetapi juga dilengkapi sentra kuliner bagi pelaku UMKM.
Pemkot Bogor mengembangkan kawasan tersebut sebagai laboratorium UMKM kuliner dengan mempertemukan fasilitas usaha, pendampingan, serta pasar bagi pelaku usaha pemula.
Dedie berharap model pemberdayaan tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat, termasuk korban PHK, pekerja yang ingin beralih menjadi pengusaha, maupun masyarakat yang ingin meningkatkan perekonomian melalui usaha skala kecil.
"Dengan usaha bersama secara kolektif, laboratorium UMKM kuliner ini dapat tumbuh, maju, dan berkembang," pungkas Dedie.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.