peezycoineth.vip

Pemkot Kupang dukung Pesparawi GMIT untuk kembangkan talenta muda

2026-10-06 08:36

Pemkot Kupang dukung Pesparawi GMIT untuk kembangkan talenta muda

Selasa, 6 Oktober 2026 15:36 WIB

Image Print

Wali Kota Kupang Christian Widodo (ketiga kiri) memberikan arahan saat menerima audiensi Panitia Pesparawi Sinode GMIT di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. (ANTARA/HO-Pemkot Kupang)

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang Nusa Tenggara Timur mendukung pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sinode GMIT sebagai ruang pengembangan talenta generasi muda di bidang seni, musik, dan budaya bernuansa rohani.

Wali Kota Kupang Christian Widodo di Kupang, Selasa, mengatakan dukungan Pemkot Kupang merupakan bentuk perhatian terhadap kegiatan keagamaan yang tidak hanya memperkuat kehidupan iman, tetapi juga memberi ruang bagi pengembangan talenta, seni dan budaya masyarakat.

“Ini pertama kali dilaksanakan. Luar biasa. Kita ikut menyumbang Rp100 juta. Ini menjadi bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Kupang,” ujar Christian saat menerima audiensi Panitia Pesparawi Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

Dia mengatakan dukungan pemkot tidak berhenti pada bantuan dana. Pemerintah Kota Kupang juga menyiapkan tenda dan sekitar 500 kursi, kendaraan operasional untuk pengangkutan peralatan, pengaturan lalu lintas melalui Dinas Perhubungan, dukungan kesehatan dan obat-obatan dari Dinas Kesehatan, serta pelayanan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Christian juga meminta agar proses administrasi bantuan Rp100 juta dapat dipercepat sesuai ketentuan yang berlaku agar dapat segera dimanfaatkan panitia.

“Saya berharap bantuan ini bisa segera diproses. Jangan sampai kegiatan sudah selesai baru bantuan diberikan. Teman-teman panitia membutuhkan dukungan untuk membayar kebutuhan kegiatan,” tegasnya.

Ia menilai Pesparawi perdana tersebut memiliki arti penting karena mempertemukan iman, seni, budaya dan talenta generasi muda.

“Rindu kita supaya para pemuda dengan talenta-talenta itu dihimpun. Musik-musik daerah dan kecintaan bernyanyi tradisional dapat dikembangkan, tetapi tetap dalam nuansa rohani,” ungkapnya.

Ia juga memastikan dirinya akan hadir pada pembukaan Pesparawi Sinode GMIT pada 7 Oktober 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Pelt yang juga Ketua Pesparawi Sinode GMIT menegaskan jajaran Pemkot Kupang berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar pelaksanaan Pesparawi perdana berjalan tertib dan lancar.

Selain fasilitas utama, Pemkot juga menyiapkan sejumlah lokasi parkir alternatif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan penonton, terutama saat pembukaan.

Sejumlah fasilitas pemerintah di sekitar lokasi kegiatan akan dimanfaatkan sebagai area parkir tambahan sehingga aktivitas Pesparawi tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Adapun Pesparawi Sinode GMIT akan berlangsung pada 7–9 Oktober 2026, dipusatkan di kompleks Kantor Sinode GMIT yang baru.

Menurut Jeffry, dukungan lintas perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kegiatan perdana ini dapat berlangsung dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Pendeta Norman Nenohoni, salah satu panitia Pesparawi Sinode GMIT, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan paduan suara. Pesparawi dirancang sebagai ruang untuk membangun persaudaraan, mengembangkan talenta generasi muda, sekaligus memperkaya liturgi dan musik gereja.

“Kegiatan ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun persaudaraan dan mengembangkan talenta,” jelasnya.

Ia mengatakan, Pesparawi akan mempertandingkan dua kategori, yakni kategori umum dan musik etnik. Khusus kategori musik etnik, peserta akan membawakan lagu-lagu daerah bernuansa rohani dengan menggunakan unsur musik tradisional.

Selain perlombaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan simposium yang menghadirkan juri dan narasumber tingkat nasional.

Pihaknya juga berharap forum tersebut dapat memberikan edukasi sekaligus kontribusi bagi pengembangan liturgi dan musik gereja.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.